Oknum Pegawai Camat Langsa Barat Diduga Menipu Warga

Laporan: Baihaqi

ZONAMEDIA.CO | Langsa – Oknum pegawai kantor Camat Langsa Barat inisial At yang ditugaskan menjadi Sekdes untuk gampong Simpang Lhee dalam Kecamatan yang sama diduga melakukan penipuan terhadap janda miskin kurang mampu terkait kepengurusan Sertifikat tanah, kejadian tersebut sudah berjalan empat tahun lamanya dimasa Camat terdahulu.

Dalam konfirnya korban penipuan oknum Sekdes Wakjah (60), warga dusun Balee gampong Simpang Lhee kepada wartawan dikediamannya beberapa hari lalu mengatakan, inisial At oknum pegawai Kecamatan yang ditunjuk menjadi Sekdes gampong Simpang Lhee pada itu, kisah dia, memerintahkan Kepala dusun Balee Ishak untuk mengambil uang pada saya sebesar Rp 1.200.000,- untuk kepentingan administrasi pengukuran bidang tanah dan keperluan surat-surat lainnya.

Namun sampai dengan hari ini saya belum pernah menerima surat apapun baik dari Kadus dusun setempat maupun dari At selaku Sekdes pada waktu itu.

“Terus terang saja, kata wak Jah, saya merasa sangat kecewa dengan kinerja At yang telah tega menipu saya, ujar Wakjah dengan nada terbata-bata kepada Wartawan.

Lebih lanjut Wak Jah menerangkan, saya sudah menanyakan berkali-kali kepada mereka terkait surat tanah yang saya ajukan kepada mereka kapan bisa diselesaikan dan diserahkan kepada saya, jawaban mereka, kata Wak Jah lagi, besok lusa, besok lusa, tapi hingga saat sekarang ini kenyataan tersebut nol alias nihil mereka tidak kunjung memeberikan surat tanah tersebut kepada saya, dalam hal ini saya merasa dibohongi dan ditipu, tuturnya.
Ditempat dan waktu yang berbeda oknum pegawai Camat inisial At ketika hendak dikonfirmasi atas adanya dugaan penipuan terhadap warga dusun Balee di Kantornya, yang bersangkutan tidak berhasil dijumpai, menurut petugas dikantor itu, inisial At sedang sibuk tidak berada ditempat meskipun disaat jam dinas kantor.

Sementara itu, Kadus dusun Balee Ishak dalam konfirmasinya kepada wartawan mengatakan, “saya hanya sebagai perantara dalam kasus ini, “uang yang saya ambil dari korban Wak Jah sebesar Rp.1.200.000,- sudah saya serahkan semua kepada At yang pada waktu itu menjabat Sekdes digampong ini, singkat Ishak Kadus didusun Balee tersebut kepada Wartawan.

Editor:rdk

loading...
SHARE