Pengembangan Ekowisata Karang Ampar, Ini Yang Harus Dibenahi

Laporan: Dian

Takengon – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah melalui instansi terkait saat ini sedang mengembangkan Karang Ampar sebagai pusat Ekowisata terpenting bukan hanya di Aceh Tengah, tetapi juga di provinsi Aceh secara umum.

Namun guna mewujudkan upaya tersebut, tampaknya sejumlah infrastruktur menjadi salah satu kendala, terutama infrastruktur jalan dari Timang Gajah menuju kampung Karang Ampar yang terletak di kecamatan Ketol, dimana kawasan tersebut berbatasan langsung dengan Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Biruen.

Kabid Pengembangan Destinasi Pariwisata pada Disparpora Aceh Tengah, Munawar Khalil mengatakan sarana jalan menuju lokasi sebenarnya sudah bisa dilalui dengan kenderaan roda empat.

“Jalan sudah ada meskipun dengan kondisi berlubang di sana sini, namun masih bisa dilalui kenderaan roda empat,” ujar Munawar saat dihubungi di Takengon (Minggu, 22 April 2018).

Menurutnya jalan menuju kampung Karang Ampar hanya perlu diperlebar dan dilakukan pengaspalan sehingga dapat dilalui oleh berbagai jenis kenderaan.

Senada dengan Munawar, Duta Wisata Aceh Tengah 2017 Asep Kamaruddin menyoroti kondisi jalan yang sulit dilalui, terutama di musim hujan.

“Badan jalan banyak berlubang, juga terasa sempit dengan jurang di sisi kiri kanan.” ujar pemuda berusia 23 tahun itu.

Selanjutnya, Asep yang beralamat di desa Bale Atu meminta agar pemerintah segera memperbaiki badan jalan sehingga memudahkan wisatawan untuk berkunjung ke Karang Ampar.

“Atas ajakan Bapak Munawar (Kabid Destinasi Pariwisata), saya ikut menyaksikan keajaiban alam Karang Ampar. Saya katakan ajaib karena keindahan alam di sana memang tiada duanya,”

“Sayang sekali kalau keindahan alam Karang Ampar tidak bisa terekspose hanya karena kondisi jalan yang memprihatinkan. Semoga tahun depan kualitas jalan sudah ada perbaikan,” ucapnya penuh harap.

Ungkapan Asep tersebut diamini oleh rekannya, Andi Rahman (27) warga Paya Tumpi yang saat ini menjabat ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Aceh Tengah.

Andi yang juga ikut dalam “ekspedisi” bersama tim Disparpora Aceh Tengah meminta agar pemerintah segera membenahi akses menuju kawasan ekowisata andalan tersebut.

“Pemerintah tidak akan rugi. Saya sudah menjelajahi sebagian besar kawasan di wilayah Aceh Tengah. Saya berani bilang kalau Karang Ampar merupakan kawasan terbaik untuk ekowisata.” ujarnya. (DPM)

Editor:rdk

loading...
SHARE