Sekretaris DPM FISIP Unsyiah Muhammad Husaini Dani, 39 Bacaleg DPRA tidak lulus uji baca Al Qur’an Merupakan Kemunduran Peradaban

Redaksi

Muhammad Husaini Dani, Sekretaris DPM Fisip Unsyiah [istimewa]

ZONAMEDIA.CO | BANDA ACEH – Sekretaris DPM FISIP Unsyiah dan Ketua Sekolah Pemimpin Muda Aceh FISIP Unsyiah Muhammad Husaini Dani angkat bicara, melihat dan menanggapi fenomena yang terjadi di Aceh baru baru ini yaitu berdasarkan rapat pleno KIP, 39 Bacaleg DPRA dinyatakan tidak lulus uji baca al quran sehingga bacaleg yang tidak lulus uji baca al quran tersebut harus digantikan dengan bacaleg lain dalam masa perbaikan nantinya. Kamis (26/7/18)

Muhammad Husaini Dani menilai ini merupakan suatu kemunduran peradaban. Sungguh miris ketika kita melihat provinsi Aceh yang dikenal dengan serambi mekkah, provinsi yang hampir seluruhnya beragama islam namun ternyata masih banyak yang tidak lulus uji baca al-qur’an, padahal masyarakat Aceh terkenal dengan ibadah nya yang kuat barangkali untuk sekedar membaca Al-qur’an dengan baik dan benar itu sudah bukan lagi suatu permalasahan yang besar

Sebenarnya persoalan nya ini menjadi tugas masing masing partai, bagaimana mungkin seseorang dapat memimpin dan menjabat jika ia tidak bisa membaca al quran dengan baik dan benar, apalagi ingin menjabat sebagai legislator di provinsi Aceh, maka bisa membaca al quran dengan baik dan benar menjadi syarat mutlak yang harus di penuhi.

“Masyarakat Aceh membutuhkan orang orang yang benar benar paham akan al-qur’an tidak hanya sekedar bisa membaca maka dari itu tim peguji baca al quran KIP Aceh memberikan patokan nilai untuk dapat dikategorikan bisa membaca al quran dengan baik dan benar sehingga mencerminkan daerah dengan penerapan syariat islam secara kaffah”sambungnya

Menurutnya seharusnya partai menyeleksi secara internal dahulu para kandidat yang ingin di usung dalam perhelatan pemilu ini, sehingga ketika berhadapan dengan panitia penguji baca alquran dari KIP Aceh sudah dapat dipastikan lulus uji baca al quran.

“Semoga kedepannya bagi para bacaleg untuk belajar sedari dini jika memang ingin benar benar mendaftar dan terjun untuk menjadi caleg dan untuk parpol jangan hanya terpaku untuk pemenuhan slot kursi partai saja tapi juga melihat kualitas dari bcaleg yang akan di usung salah satunya kualitas membaca al quran”.tutup Dani

Editor:rdk

loading...
SHARE