Jaringan Gas Rumah Tangga Di Kota Langsa Selesai

Langsa- Pelaksanaan pemasangan jaringan gas rumah tangga di Kota Langsa, Provinsi Aceh, selesai dilaksanakan.

Rampungnya pekerjaan ini ditandai dengan pemotongan pita dalam kegiatan Gas In oleh Asisten II Kota Langsa, Ali Mustafa pada Selasa, (01/12/2020) di Regulating Station-7 di Kampung  Lengkong Kecamatan Langsa Baro.

Didalam peresmian rampungnya pelaksanaan pemasangan jaringan gas tersebut, turut dihadiri perwakilan  perwakilan Pertagas (Head of Distric Aceh) Limo Wisnu Aji, Project Manajer PT Adhi Karya, Ali Zulfikar,Perwakilan PT Amythas, Yufrizal, Sekretaris Kecamatan Langsa Baro, Geuchik Gampong Lengkong dan masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu, Asisten II Kota Langsa Ali Mustafa, mengatakan bahwa pemerintah Kota Langsa sangat mendukung kegiatan program Jargas dari pemerintah melalui Kementrian ESDM tersebut. Dirinya  mengajak seluruh masarakat dan aparat pemerintah ikut menjaga aset jaringan gas yang ada di Langsa untuk kepentingan masyarakat bersama.

“ Selain Pemerintah Kota Langsa meminta kepada Pemerintah melalui Kementrian ESDM pelaksana Migas agar Kota Langsa tahun depan mendapat Program Jargas lagi untuk masyarakatnya yang saat ini belum dapat,” harapnya.

Gusrinaldi selaku Pejabat Pembuat Komitmen dari Migas mengatakan agar kiranya jaringan gas yang telah dibangun pemerintah dapat kita jaga bersama untuk kepentingan dan dapat bermanfaat untuk masyarakat. pihaknya juga berterimakasih atas dukungan dari pemerintah dan masyarakat Kota Langsa terhadap pelaksanaan pembangunan jaringan tersebut.

Sementara itu, Saeful Hadi, Sales PGN Area Medan dan Sekitarnya, mengatakan dengan selesainya pembangunan gas bumi untuk rumah tangga (Jargas) ini diharapkan dapat segera bisa dinikmati oleh masyarakat.

“ Dengan menggunakan gas Bumi melalui program jargas ini banyak sekali keuntungan yang akan dinikmati oleh masyarakat seperti gampang dalam penggunaannya, aman tentunya dan sederhana dalam penggunaannya. Selain itu juga gas Bumi ini Bersih ,unggul tidak tidak kuatir habis gasnya saat digunakan karena mengalir gasnya selama 24 jam, murah dan irit,” katanya.

Sementara itu Manajer Biro Produksi, Saud Pakpahan, disela-sela kegiatan tersebut juga menambahkan, pihaknya mulai melaksanakan aktivitas di Aceh Tamiang sejak April 2020 lalu dan akhir November ini sudah selesai dikerjakan hingga pemasangan jaringan ke rumah warga penerima manfaat.

“ Untuk sekedar informasi Kota Langsa telah dilakukan pemasangan sebesar 5.811 rumah tangga,” katanya.

Sedangkan PM Adhi Karya setelah selesainya pekerjaan 100 persen, hasil pekerjaannya diserahterimakan kepada Migas/Pemerintah. Setelah itu pemerintah akan menugaskan Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk mengoprasikan dan penelolaan Jaringan Gas yang ada dilangsa ini.

“Pekerjaan Jargas ini bukan hanya di Kota Langsa, tetapi juga di daerah lainnya yaitu di Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara,” imbuhnya. (rel/Muchlis)

 

SHARE