19 Tahun Tragedi Berdarah Simpang KKA, Ini Harapan Politisi PSI

Laporan: Kiboo


Haris Atok Ketua DPD PSI Bireuen berharap pemerintah jangan melupakan tragedi berdarah Simpang KKA. Kamis (03/05/18)/Foto: @istimewa

ZONAMEDIA.CO | LHOKSEUMAWE – Tragedi berdarah Simpang KKA pada 03 Mei 1999 adalah sebuah peristiwa penembakan brutal yang dilakukan pasukan militer saat warga berdemo. Peristiwa tersebut terjadi di Simpang PT Kertas Kraft Aceh (KKA) di kecamatan Dewantara. Kamis (03/05/18).

19 tahun sudah kejadian tersebut dan masih menyisakan luka yang mendalam bagi para korban, sampai sekarang kejelasan hukumnya belum jelas

Haris Atok Ketua DPD PSI Bireuen yang di hubungi zonamedia.co menyesalkan kejadian itu, saya sebagai generasi muda ketika mendengar dan melihat video atas kejadian masa silam ckup mnyedihkan, tdak seharusnya aparat negara melakukan penembakan brutal kepada warga. Ini pelanggaran HAM kita ttap berharap kasus ini di usut dan di adili sesuai dengan hukum yang berlaku.

Kepada pihak terkait dan pemerintah harus terus memberikan kelayakan hidup bagi para korban.

“Peristiwan ini harus di peringati tiap tahunnya, supaya generasi ke depan tidak lupa akan sejarah masa silam. Jangan sampai hilang di telan masa, yang bahwa di Aceh ada darah tanpa dosa mengalir”. Tutur Atok

Haris Atok juga berharap kejadian tersebut tidak dilupakan oleh Pemerintah Indonesia Khususnya Aceh

“Kepada pemerintah Aceh baik gubernur dan DPRA untuk menjalankan hasil turunan UUPA, salah satunya Komite Kebenaran dan rekonsiliasi untuk dapat bekerja maksimal untuk mnyelesaikan permasalahan di masa lalu”. Harap Atok

Kita tidak mengusik Perdamaian Aceh, dan kita sangat mendukung proses perdamaian yang sudah berjalan ini, tetapi bukan berarti melupakan kewajiban yang tertuang dalam UU. Demikian

Editor:rdk

SHARE