Aceh Tengah Pilot Project Pencacahan Seni dan Budaya

Editor:rdk

Takengon – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI melalui Direktur Kesenian menjadikan Kabupaten Aceh Tengah sebagai pilot project (proyek percontohan) pencacahan (pendataan) keberadaan seni dan budaya di Aceh.

Hal itu dikatakan Kadis Pendidikan Aceh Tengah Drs Nasaruddin disela pembukaan seminar Kerawang Gayo yang berlangsung di gedung Pendari Takengon, Rabu (13/9/17).

“Kementerian Pendidikan RI melalui Direktur Kesenian menunjuk Aceh Tengah sebagai pilot project pencacahan seni dan budaya karena dinilai unik dan memiliki keberagaman,” ujar Nasaruddin.

Dijelaskannya saat ini beberapa mahasiswa sedang menjajaki keberadaan seni dan budaya di masing-masing kampung di daerah itu yang berpotensi untuk dikembangkan.

“Saat ini sedang berjalan, adik-adik mahasiswa untuk menjajaki seni dan budaya yang ada dikampung masing-masing, baik seni berbentuk kesenian daerah maupun seni tanpa benda, salah satunya Kerawang Gayo,” jelas Nasaruddin.

Seminar Kerawang Gayo yang digagas oleh Dinas Pendidikan Aceh Tengah dengan tema Lets Back to The Gayonese (Mari Kembali pada Budaya Gayo) itu diikuti puluhan peserta dan dibuka secara resmi oleh Sekda Karimansyah.

Sedangkan pemateri diantaranya disampaikan Ibnu Hajar Laut Tawar (mantan Sekda Aceh Tengah), Ibrahim Kadir, Mukhlis Gayo dan beberapa tokoh budayawan Gayo.

Dian

SHARE