BNNK Lhokseumawe Sosialisasi Bahaya Narkoba Kepada Siswa SMA di Aceh Utara

Aceh Utara- Badan Narkotika Nasional BNN Kota Lhokseumawe melaksanakan kegiatan diseminasi informasi P4GN melalui sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba kepada pelajar SMA di dua tempat berbeda di Aceh Utara, Sabtu (7/12).

Pada pagi hari, kegiatan yang bersifat edukasi dan penyampaian informasi ini berlangsung di SMK Negeri 1 Dewantara dan diikuti oleh 80 siswa yang berasal baik dari SMK Negeri 1 sendiri, maupun dari SMA Negeri 1 dan 2 Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara.

 Sesi kedua, diikuti oleh 90 peserta yang berasal dari SMA Negeri 1 Matangkuli, Tanah Luas dan Syamtalira Aron, bertempat di SMA Negeri 1 Syamtalira Aron, Simpang Mulieng, Aceh Utara dengan segmentasi waktu pada siang hingga sore hari.

Tampil sebagai pemateri yakni Muhammad Ardabili, SKM. Ia adalah staf rehabilitasi BNN Kota Lhokseumawe.

Dalam paparannya, Arda menyinggung tentang kondisi Negara Indonesia dalam status darurat narkoba. Fenomena demikian, sambung mantan penyuluh kesehatan masyarakat ini terlihat dari angka prevalensi penyalahguna yang relatif masih tinggi, ditambah dengan pola distribusi yang sudah menyasar sampai ke pelosok desa serta lintas usia, “kalo koran masuk desa tentu kita jadi pinter, tapi gimana kalo yang masuk desa itu narkoba mau jadi apa masyarakat kita”, seloroh putra asli Aceh Utara ini.

Oleh karena demikian, BNN berharap agar seluruh komponen masyarakat, utamanya generasi muda sedianya secara bersama-sama menyatakan menolak berbagai bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, “sudah saatnya kita rapatkan barisan, tolak dan perang”, sergah alumni Akfis Padang ini.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Lhokseumawe, AKBP. Fakhrurrozi, S.H, menuturkan bahwa pihaknya mengapresiasi inisiatif Dispora Aceh Utara dan berterima kasih atas kepercayaan untuk mempresentasikan materi terkait bahaya penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah.

 Agenda ini, tambah Pamen Polri aktif ini, tidak terlepas dari membaiknya persepsi dan partisipasi stakeholder terhadap pelaksanaan Impres No. 6 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN”, pungkas mantan Sespripim Kapolda Aceh ini.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kepemudaaan, Olah raga dan Pariwisata Aceh Utara, Mawardi, S.Pd, melalui Kabid Kepemudaan, Irwan, S.Pd, M.Pd saat ditemui di lapangan menyebutkan bahwa penting membekali generasi muda dan mengajak mereka untuk peduli terhadap persoalan bahaya narkoba ini, katanya.(Muchlis)

SHARE