BPMG Kota Langsa Gelar Rapat Koodinasi Dengan Puluhan Geuchik Dari Lima Kecamatan

Laporan: Baihaqi 

ZONAMEDIA.CO|LANGSA : Rapat koordinasi pembahasan penggunaan dana desa antara geuchik dan pihak terkait yang dilaksanakan di Kantor BPMG Kota Langsa,  Senin (25/3), berjalan sukses. Acara ini dihadiri oleh seluruh geuchik dalam wilayah Pemerintah Kota Langsa, kepala DPKA, Kepala inspektorat dalam hal ini diwakilkan staf nya, selain dari itu hadir juga Camat Langsa Timur.  

Dalam paparannya Plt Kadis BPMG Kota Langsa AL Azmi,S.STP,M.AP mengatakan, penyerapan dana desa di dalam Pemko Langsa harus dilakukan sesuai ketentuan yang ada, sehingga oleh karena itu geuchik diharapkan harus siap bekerja keras dalam menyelesaikan semua surat-surat berupa pertanggung jawaban penggunaan dana desa sebelumnya serta merencanakan kembali kegiatan yang akan dilaksanakan di tahun 2019, sebut Azmi dalam paparannya.

Diakui Azmi, keterlambatan penyerapan dana desa oleh geuchik di Pemko Langsa menurutnya masih terkendala dengan aturan-aturan yang belum baku, artinya ada beberapa hal yang harus disesuaikan kembali dengan ketentuan sebagaimana Permendes, jadi, tambah dia lagi, jangan ada saling menyalahkan, “mari sama-sama kita koreksi dan benahi agar kedepannya menjadi lebih baik, sebut Azmi menerangkan.

Sementara pada sesi tanya jawab      
Geuchik Alue Pineung Timue Hamzah mengutarakan masalah SPPD para perangkat desa, yang mana menurut dia SPPD baik SPPD dalam daerah maupun luar daerah dinilai masih minim dan perlu adanya penambahan, hal itu sambung dia, tentu juga sangat diharapkan adanya persetujuan dari pihak yang berkaitan langsung dalam urusan penanganan dana desa iitu sendiri, sebut Hamzah      

Pada kesempatan yang sama geuchik desa Sidodadi “Dayat, mengatakan, tidak ada kata terlambat dalam pencairan dana desa, meski kita tahu uang sudah memanggil dan sudah masuk ke Kas daerah, tapi kalau regulasi pencairannya berbelit-belit tampa ada sebuah ketetapan yang jelas, hal itu akan membingungkan geuchik yang ada didesa, kami para geuchik jadi ragu-ragu dalam merumuskan anggaran, baik yang berkenaan dengan bidang infrastruktur maupun bidang kegiatan lainnya, urai Dayat.

Lebih lanjut Dayat menjelaskan,”kami para geuchik juga meminta agar pagu anggaran yang sudah ditetapkan tidak lagi berubah, sehingga dengan demikian geuchik tidak perlu lagi untuk merevisi rencana anggaran ditahun berjalan selanjutnya. Sementara kepada Kadis BPMG, kiranya juga dapat memberikan solusi demi jalannya pemerintahan desa yang lebih baik kedepannya dan jangan pula menitipkan semua kewenangan yang ada pada anggaran dana desa, tutup Dayat dengan nada tegas.

Ditempat yang sama Seketaris Dinas BPMG bu Erni mengatakan, Kalau ada catatan kesalahan yang pernah tertulis pada surat pernyataan bagi desa yang bermasalah, bukan berarti pihaknya dari BPMG sengaja mencari-cari kesalahan namun lebih kepada mencari keamanan yang hal tersebut juga akan berdampak kepada perbaikan administrasi desa itu sendiri, singkat Erni di akhir acara.

Editor:rdk

SHARE