Bupati Aceh Timur Resmi Lantik Penggurus Haraqatu Sunniyah Ahlu Sunnah Wal-jamaah Jama’ah

Laporan:Lukfarrazi


ZONAMEDIA.CO | ACEH TIMUR– Haraqatu Sunniyah Ahlu Sunnah Wal – Jama’ah (Aswaja) tingkat Kecamatan dalam wilyah Kabupaten Aceh Timur resmi di lantik oleh Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H.M. Thaib yang akrab disapa Rocky ,Selasa 16/1/2018. Pelantikan tersebut berlangsung diruang sidang A Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Timur.

Dalam pelantikan penggurus Haraqatu Sunniyah Ahlu Sunnah Wal – Jama’ah (Aswaja) dengan tema : “Bersama Kita Lestarikan Ahli Sunnah Wal – Jama’ah (Aswaja),juga turut di hadiri Ketua DPRK Marzuki Ajad, Wakil Ketua DPRK Samsul Akbar, SE., Wakapolres Aceh Timur Kompol Apriadi, Dandim 0104 yang diwakili oleh Danramil Idi Rayeuk Kapten Inf Suharno R, Kasi Intel Kejari Aceh Timur Khairul Hisam, Pimpinan Dayah Bustanul Huda Tgk. H. Muhammad Ali yang akrab disapa Abu Paya Pasi, Tgk. H. Abdullah Rasyid yang akrab disapa Abu Lah Kruet Lintang, Tgk. H. Mustafa Ahmad yang akrab disapa Abu Paloh Gadeng, Ketua Presiden Ahlu Sunnah Wal – Jama’ah (Aswaja) Provinsi Aceh Tgk. Bulqaini, Ketua Ahlu Sunnah Wal – Jama’ah (Aswaja) Aceh Timur Tgk. Fakhrurrazi yang akrab disapa Abi Padang Kasah, Ketua KPA Wilayah Peureulak Tgk. Hamdani Hasan, Jajaran SKPK Aceh Timur, jajaran Anggota DPRK Aceh Timur dan Jajaran Anggota Ahlu Sunnah Wal – Jama’ah (Aswaja) Aceh Timur.

Dalam sambutan dan arahan Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H. M. Thaib menyampaikan besar harapan kami semoga para pengurus Aswaja Kabupaten Aceh Timur maupun tingkat Kecamatan dalam Kabupaten Aceh Timur yang baru saja dilantik dapat melaksanakan tugas dengan baik.

“Aswaja merupakan singkatan dari Ahlus Sunnah Wal Jamaah yang memiliki pengertian sebagai Komunitas orang – orang yang selalu berpedoman kepada Sunnah Nabi Muhammad SAW,” tegas H. Hasballah.

H. Hasballah menyebutkan, sejarah Aswaja berawal dari kehidupan sosial politik sejak masa Pemerintahan Sayyidina Ali yang memiliki pengikut Fanatik yang kemudian memiliki saingan dan menjadikan kaum muslim terbagi dalam 3 golongan yg kemudian bertambah dgn munculnya Jabariyah yang kemudian disaingi Aliran Qodariyah dimana kemudian berkembang menjadi Aliran Mu’Tazilah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati Aceh Timur mengatakan, seorang pembesar Mu’tazilah kemudian keluar dari paham Mu’tazilah dan membentuk aliran baru yg mengembalikan pada prinsip ajaran Nabi, inilah paham Aliran Aswaja yg kemudian berkembang keseluruh penjuru dunia termasuk ke Indonesia,” kata H. Hasballah.

Selain itu, Bupati Aceh Timur juga mengucapkan selamat melaksanakan tugas kepada pengurus Haraqatu Sunniyah Ahlu Sunnah Wal Jamaah tingkat Kecamatan dalam Kabupaten Aceh Timur dan kami berharap semoga pengurus lembaga ini mampu menunjukkan Eksistensinya sebagai lembaga yang handal dan dipercaya oleh umat manusia dalam memberikan himbauan kepada masyarakat sesuai dengan ajaran Agama Islam,” pinta H. Hasballah.

“Kedepan diharapkan semua pihak dapat membatu lembaga Aswaja sehingga kinerja lembaga ini dapat terus meningkat dalam mensyiarkan agama islam,” demikian pungkas Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H.M. Thaib.(*)

Editor:rdk

SHARE