Dayah Raudatul Ridha Difitnah Melalui Akun Fecebook Bodong Oleh OTK di Aceh Timur

Laporan: Muhammad Furqan

ZONAMEDIA.CO | ACEH TIMUR – Pimpinan Dayah Raudatul Ridha Teungku Muslim membatah keras terkait postingan di Facebook oleh OTK yang memakai akun Bodong atas nama Dayah Julok beberapa hari yang lalu, memfitnah Dayah Raudatul Ridha, bahwa dayah tersebut ilegal dan menyalah gunakan uang Sumbangan yang dikutip oleh santri.

Dayah Raudatul Ridha yang berdiri pada tahun 2017 yang lalu, tepatnya di Desa Gampong Baro, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur ini difitnah oleh otk dengan menyebarkan berita hoax melalui akun bodong.

Teungku Muslim selaku pimpinan Dayah tersebut mengatakan kepada media ini “Kami difitnah oleh otk melalui Facebook bodong bahwa dibilang dayah kami ilegal dan juga menfitnah saya telah memakai uang sumbangan yang dikutip oleh santri untuk kepentingan pribadi, itu tidak benar saya difitnah,”. katanya.

“Akun bodong tersebut sekarang sudah menghapus postingannya yang sudah memfitnah dayah kami dan saya minta kepada oknum tersebut untuk segera bertaubat apa yang telah dipostingnya yang sudah menyebarkan berita hoax melalui akunnya kepada dayah kami, dan tidak mengulangi perbuatannya,” jelasnya.

Setelah wartawan ini didampingi ketua Lsm Acheh Future Radali Yusuf pada Sabtu (3/11/2018) meninjau ke dayah tersebut, dayah tersebut aktif dan juga ada 20 santri anak yatim dan piatu yang modok didayah tersebut.

Radali Yusuf selaku ketua Acheh Future mengatakan, “Apa yang diposting di Facebook oleh otk melalui akun bodongnya itu tidak benar alias hoax, buktinya saya sudah meninjau langsung ke lokasi dayah tersebut aktif,” katanya.

“Jadi saya harap kepada oknum tersebut segera meminta maaf kepada Dayah Raudatul Ridha yang telah mencemarkan nama baik Dayah ini walaupun postingannya telah dihapus,” ungkapnya.

Lanjutnya, “Awalnya kami ingin polisi kan akun bodong tersebut  yang sudah menfitnah dayah  ini, karena Teungku Muslem tidak mau memperpanjang kan masalah ini lagi karenapun postingannya sudah dihapus, jadi beliau berharap pelaku tersebut untuk segera bertaubat tidak lagi menyebarkan berita hoax, karena apa yang dia sebarkan dapat membunuh karakter santri untuk menuntut ilmu agama,” Tutupnya. (*)

Editor:rdk

loading...
SHARE