Di Lhokseumawe Polwan Bagikan Permen Kepada Mahasiswa Unjukrasa

Anggota Polwan Polres Lhokseumawe, membagikan permen kepada mahasiswa yang melakukan unjukrasa di halaman gedung DPRK LHokseumawe. terlihat keakraban antara mahasiswa dan polisi saat kegiatan aksi unjuk rasa berlangsung, Kamis (3/10). (Zona Media)

Lhokseumawe – Di Lhokseumawe, polisi membagikan permen kepada mahasiswa yang melakukan aksi unjukrasa di gedung DPRK Lhokseumawe, Kamis (3/10).

Sejumlah polisi wanita, yang berdiri berjejer dipinggir jalan, membagikan beraneka jenis permen kepada mahasiwa yang melakukan aksi unjukrasa. Hal itu berbeda dengan pengamanan unjukrasa  sebelumnya.

“Permen ini kami bagikan sebagai pesan agar unjuk rasa tetap berjalan dengan aman, damai dan kondusif serta menghindari hal-hal yang tak diinginkan antara polisi yang bertugas menjaga keamanan dan mahasiwa menyampaikan aspirasinya,” kata salah satu Polwan dilokasi unjuk rasa.

Sebagaimana diketahui, personel pengamanan aksi unjukrasa di depan gedung DPRK Lhokseumawe dan DPRK Aceh Utara tidak dipersenjatai senjata tajam ataupun senjata api.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, berharap kegiatan pengamanan aksi unjukrasa mahasiswa dilakukan se humanis mungkin. Bahkan anggota polisi juga dilarang menggunakan senjata api dalam upaya tindakan kepolisian dengan memperhatikan ketentuan yang ada.

Tambahnya, penggunaan kekuatan dalam tindakan kepolisian telah diatur dalam Perkap No 1 Tahun 2009. Dimana dalam peraturan tersebut juga diatur tahapan-tahapan penggunaan kekuatan kepolisian.

Untuk pengamanan aksi mahasiswa yang dilakukan di gedung DPRK Lhokseumawe serta DPRK Aceh Utara, Polres Lhokseumawe mengerahkan 169 personel yang dipimpin langsung oleh Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan.

Sementara itu,  ribuan mahasiwa yang turun melakukan aksi tersebut berasal dari  Lima universitas yang ada di Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara, yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pase. (Muchlis)

SHARE