Diduga Mencuri, Seorang Pria Di Amuk Masa Hingga Babak Belur

Editor:rdk

Aceh Timur – Seorang maling di Desa Gampong Mesjid, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur babak belur di amuk massa oleh warga setempat.hal tersebut terjadi akibat pada malam Senin tanggal 08 Oktober 2017 menyantroni salah satu rumah warga Desa Gampong Mesjid, Kecamatan Nurusslam, Aceh Timur, diperkirakan pada pukul 03.00 dini hari. Pelaku sempat mengambil uang sejumlah RP 1.000.000,- handphone dan buku nikah milik korban yaitu Badiah benti Rusli (30) warga dusun M7, Desa Gampong Mesjid, Kecamatan Nurusslam, Aceh Timur. Kamis (12/10/17)

Pengakuan korban, malam itu dia tidak berada di rumah karena korban kelaut yang ada di rumah hanya istri dan anaknya. Satu hari sebelum kejadian kemalingan anak saya di lamar oleh seseorang dengan membawa hantaran uang sebanyak Rp 1.000.000,- malam berikutnya diperkirakan yakni malam Senin tanggal 08 Oktober 2017 sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, terjadinya kemalingan di rumah saya, akan tetapi pada saat malam itu tidak diketahu bahwa ada kemalingan pada paginya pas anak saya mau pakai handphone ternyata tidak ada lagi, lalu anak korban juga memeriksa uang hantaran tunangannya yang disimpan dibawah bantal sebanyak satu satu juta juga tidak ada, disitu baru diketahui bahwa malam itu mereka kemalingan, kemudian pihak korban melaporkan kejadian tersebut ke Ketua Pemuda.

Kemudian Ketua Pemuda mencurigai pelaku, karena pelaku sebelumnya juga pernah melakukan beberapa kali pencurian akibat tidak ada bukti maka pihak Pemuda Kampung membiarkan dulu sambil terus mengawasi pelaku.

Ketua pemuda menanyakan handphone baru yang dipegang pelaku, kemudian menyuruh kirim beberapa photo melalui aplikasi shareit tanpa curiga pelaku langsung mengirimkan beberapa photo dan ternyata terkirim juga beberapa photo pemilik handphone, lalu kecurigaan Ketua Pemuda terbukti, maka beberapa pemuda lain tanpa di komando langsung menghajar pelaku hingga babak belur.

Kemudian Polisi menjemput pelaku untuk menghindari hal-hal yang lebih parah terjadi, pelaku dibawa ke Puskesmas Nurussalam untuk dapat perawatan, setelah dinyatakan oleh dokter bahwa kondisinya hanya luka ringan dan tidak perlu perawatan intensif, maka Polisi langsung membawa pelaku ke Mapolsek Nurussalam untuk pengembangan pemeriksaan kasus.

Dokter Puskesmas yang merawat pelaku dr. Imaddudin menyatakan, “luka yang terjadi hanyalah luka ringan di kepala, setelah di jahit lukanya, sudah bisa di kembalikan ke Polisi, jadi tidak perlu perwatan intensif”Ungkap Imaddudin.

Rusli, ayah korban menyatakan, “pada malam itu saya tidak berada di rumah karena saya turun malaut, yang ada di rumah anak saya dan istri, sebelum kejadian kemalingan di rumah saya, datang tunangan anak saya mengahantarkan hantaranya berupa uang sebanyak satu juta rupiah, pada malam berikutnya terjadi kemalingan dan uang hantaran tersebut juga diambil oleh maling”.Ungkap Rusli.

Kapolsek Nurussalam IPTU Soegiono menyatakan, “Benar kami telah mengamankan satu orang yang diduga melakukan pencurian di dusun M7, Desa Gampong Mesjid, Kecamatan Nurussalam, korban bernama Budiah benti Rusli (30) dia mengetahui barangnya hilang pada Senin pagi, barang yang hilang diantara satu unit handphone beserta carger dan buku nikah, yang kita temukan hanyalah handphone dan buku nikah sementara uang sudah habis di pakai oleh pelaku, nama pelaku Berinisial NS alias Kunyit alamat yang sama dengan korban. Diduga pelaku telah melakukan beberapa kasus lainnya akan tetapi yang dilaporkan secara resmi baru kasus yang ini”Ungkap Iptu Soegiono.

Jamdon

SHARE