Diduga Pengadaan Papan Transparansi DD Gampong Serambi Indah Ada Udang Dibalik Batu

Laporan: Baihaqi

Ilustrasi (Tribunnews.com)

ZONAMEDIA.CO|LANGSA : Aneh bin ajaib meskipun dana desa tahun anggaran 2019 tahun ini belum terserap, namun geuchik digampong Serambi Indah Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa telah selesai mengerjakan sebuah kegiatan yakni pengadaan papan transparansi penggunaan dana desa yang berlokasi dihalaman Kantor Tuha Peut gampong setempat. 

Proyek yang bersumberkan dana desa ini menurut dugaan masyarakat sengaja dikerjakan lebih awal oleh geuchik terpilih inisial MA bersama dengan perangkat desa terkait lainnya untuk meraup keuntungan, “kami menduga proyek pengadaan papan transparansi yang dikerjakan geuchik terpilih inisial MA itu sarat koropsi, mereka ingin mendapatkan untung dari proyek tersebut, jelas sumber masyarakat yang minta namanya tidak ditulis Wartawan.       

Dijelaskannya, indikasi untuk mendapatkan keuntungan ini juga diperkuat dengan tidak dilakukannya musyawarah terlebih dahulu antara geuchik dengan Tuha Peut gampong dan juga kami masyarakat. Atas kenyataan ini, tambah sumber itu lagi, kami masyarakat warga di gampong ini wajib mempertanyakan dari mana sumber anggaran untuk kegiatan proyek tersebut, kami tidak menginginkan ada udang dibalik batu dalam penggunaan dana desa, jabar sumber itu menerangkan.    

Pada hari yang sama ditempat terpisah, Sabtu (11/5), Geuchik Serambi Indah inisial MA saat dihubungi guna kepentingan konfirmasi lewat solulernya kepada Wartawan menjelaskan, untuk pembuatan Billboard yang ada didepan Kantor Tuha Peut bukan anggaran Dana Desa tahun 2018, tapi anggaran tahun 2019 dan sudah saya masukan ke RPJM, sedangkan besar anggaran untuk kegiatan itu sebesar Rp 30 juta rupiah”, singkatnya lewat seluler kepada Wartawan. 

Sementara itu “Aulia, dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Langsa ketika dimintai tanggapannya terkait kegiatan yang dilakukan inisial MA Geuchik Serambi Indah mengatakan “Ya kalau secara aturan itu salah, bagaimana bisa APBG belum turun kegiatan sudah berjalan, sebutnya seraya ia katakan, padahal pihak kami sudah mensosialisasikan memberikan pemahaman tentang bagaimana tata cara penggunaan Dana Desa yang benar sesuai aturan, tutup Aulia kepada Wartawan.

Editor:rdk

SHARE