Doyan Main Judi Online, Dua Pemuda Nekat Mencuri Kemudian Ditangkap Polisi

Lhokseumawe- Dua pelaku pencurian sebuah warung di Dusun Keurani Uma, Gampong Meunasah Mesjid, Muara Dua Kota Lhokseumawe, akhirnya akhirnya harus meringkuk dipenjara polisi.

Dari pengakuan pemuda yang berinisial GS (30) dan SM (33) tersebut, uang hasil mencuri tersebut digunakan untuk bermain judi online.

Kedua pelaku baru saja menghirup udara segar sejak bebas dari Lapas beberapa waktu lalu karea kasus curanmor.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto menceritakan kronologis kejadiannya, pada Kamis dinihari atau sekira pukul 05.35 WIB pemilik warung IR, diberitahukan oleh saksi yang melihat bahwa warungnya sudah di bobol maling.

Setelah itu, pelapor (korban) segera menuju ke warungnya. Setelah dilihat, warung dalam keadaan terbuka serta barang yang ada didalam warung sudah berserakan. Kemudian pelapor mengecek barang yang diambil pelaku.

Diseputaran lokasi, tidak ditemukan barang-barang yang hilang tersebut, serta pintu terlihat rusak  oleh pelaku dengan linggis dan martil yang dijumpai pelaku dikursi depan warungnya. Akibat kejadian tersebut, total kerugian diperkirakan mencapai Tujuh Juta Rupiah.

Hanya selang beberapa jam, setelah mendapat laporan tersebut, polisi langsung bergerak dan berhasil membekuk pelaku diterminal Lhokseumawe tanpa bisa berkutik apa-apa.

Adapun barang yang diambil oleh pelaku antara lain ada sekitar 10 slop rokok berbagai merek dan uang Rp 400 ribu.,” terang kata kapolres

Akibat perbuatan pelaku, dijerat Pasal 363 ayat 1 Ke 4e dan 5e Jo362 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (Muchilis)

 

 

SHARE