Dua Unit Bot Ikan Bantuan Milik Koperasi Sentosa Siap Beroperasi di Perairan Aceh Timur

Laporan: Muhammad Furqan

Zonamedia.co | ACEH TIMUR –  Dua unit Bot ikan 5 Kt milik koperasi Sentosa ditepung  tawari dan siap untuk beroperasi diperairan laut Aceh timur dengan kode  KM Nelayan.2016.343  dan KM Nelayan.2016.344.

Dalam acara tersebut juga ikut dihadiri Iskandar, SH.  Kadis Perdagangan, Koperasi dan UKM Aceh Timur dan  Ir T Syawaluddin Raden. Kadis Perikanan Aceh Timur beserta kedua rombongannya, di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur. Rabu (17/10/2018).

Dua unit bantuan bot ikan tersebut bantuan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) tahun  2016 dimana sebelumnya dua bot ikan 5 Kt tersebut diberikan kepada koperasi di kabupaten Bireun dan sekarang sudah dialihkan kepada koperasi Sentosa Aceh Timur.

Ketua Koperasi Sentosa Bukhari Z mengatakan ”Dua unit bantuan Bot ikan tersebut peralihan dari koperasi Kabupaten Bireun, karena tidak beroperasi maka koperasi Sentosa mengfungsikan kembali bot tersebut diperairan Aceh Timur,” katanya.

Iskandar, SH.  Kadis Perdangan, Koperasi dan UKM Aceh Timur saat diwawancarai mengatakan, “Kita harapkan dengan hadirnya koperasi sentosa dapat dibuktikan bahwa dapat memaksimalkan pengelolaan bantuan yang bersumber dari kementrian kelautan dan perikanan walaupun bantuan tersebut sebenarnya bukan dari kabupaten Aceh Timur,” katanya.

“Namun kami dari pihak dinas perdagangan koperasi dan UKM Aceh Timur sangat antusias untuk menyambut berbagai program dari kementrian kelautan dan perikanan, dibuktikan dengan  salah satu kegiatan yang dilakukan koperasi sentosa ini,” imbuhnya.

Sedangkan Ir T Syawaluddin Raden  Kadis Perikanan Aceh Timur saat diwawancarai mengatakan, “Dengan ada bantuan ini koperasi Sentosa supaya bisa untuk memaksimalkan dan dapat meningkatakan produktifitas tangkap,” harapnya.

Melalui tepung tawar ini Ir T Syawaluddin Raden  juga mengharapkan perhatian penuh  dari kementrian Kelautan dan perikanan untuk memprioritaskan armada untuk penangkapan ikan mengingat luasnya dan potensi perairan Aceh Timur yang sangat besar kebutuhan. (*)

Editor:rdk

SHARE