Edukasi Energi, Perta Arun Gas Lakukan Program PEN di SDN 7 Muara Satu

relawan Pertamina dari Perta Arun Gas mengajak bermain sambil belajar murid SDN 07 Paloh Punti, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, dalam rangka kegiatan
PEN Voluntary Days 2019 , Senin (25/11).

Lhokseumawe- Dalam upaya mengedukasi generasi masa depan Indonesia tentang pentingnya energi, Perta Arun Gas, yang merupakan anak perusahaan Pertamina melakukan kegiatan PEN Voluntary Days 2019 yang digelar di SDN 07, Paloh Punti Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.

Kegiatan yang dilakukan oleh relawan pertamina dari Perta Arun Gas tersebut mendapat sambutan hangat dari murid sekolah dasar tersebut beserta dewan guru. Bahkan kegiatan upacara yang bertepatan dengan hari guru tersebut, bertindak sebagai inspektur upacara  Suratno (Assisten Manager PP & PE Perta Arun Gas).

Didepan dewan guru dan juga murid SDN 07 Paloh Punti tersebut, dirinya menyebutkan bahwa Pertamina Energi Negeri (PEN) merupakan program sukarela yang diusung oleh pekerja Pertamina dengan berkontribusi langsung kepada masyarakat. Kegiatan yang  sudah dilakukan kali ke-4 tersebut bertujuan menularkan semangat belajar dan juga pentingnya mimpi dalam mewujudkan cita-cita generasi masa sekarang untuk masa depan.

“ Melalui program PEN ini, Perta Arun Gas ingin turut andil dalam pembentukan generasi penerus bangsa dengan karakter yang selalu berpikir positif, penuh semangat, inovatif yang kemudian mendukung visi indonesia, yaitu SDM Unggul Indonesia Maju,” ujar Suratno.

Sementara itu, Gatut Priyanggodo (Manager HSE & QM PT. PAG), juga ikut menambahkan, kegiatan tersebut juga sebagai upaya edukasi kepada murid sekolah dasar tentang pentingnya energi dan juga mengenai berbagai kegiatan proses pengolahan energi yang disampaikan kepada siswa sekolah dasar itu.

Selain itu, pihaknya mengenalkan berbagai macam upaya keselamatan dan juga berbagai alat-alat keselamatan yang harus diketahui dan dapat dipahami pengunaannya.  Sedangkan dalam proses penyampaian pesan-pesan edukasi tentang energi tersebut dilakukan dengan metode simulasi dan bermain.

Bahkan pada kesempatan kunjungan tersebut, pihaknya juga memberikan bantuan sarana olah raga, tas sekolah dan juga buku tentang energi yang dihiasi dengan gambar-gambar menarik berkenaan yang menarik bagi murid sekolah dasar, kata Gatut.

Sebagaimana terlihat, beberapa pekerja Pertamina yang menjadi relawan mengajak sejumlah anak murid untuk bermain dihalaman sekolah sebelum masuk ke kelas. Pada permainan ini juga diisi dengan tampilan badut yang memakai kostum Pertamina, sehingga lebih menggairahkan siswa dalam bermain dan belajar.

 Para relawan tersebut berintetaksi dengan murid sambil memberikan pelajaran soal pekerjaan di Pertamina dan berfikir kreatif. Kegiatan ini melibatkan langsung para murid untuk aktif dengan para relawan yang jadi guru dalam sehari tersebut. (Muchlis).

SHARE