Kapolres Lhokseumawe: Angka Kecelakaan Masih Sangat Tinggi

Laporan: kiboo

Lhokseumawe– Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman, SH, S.Ik, MH mengatakan, jumlah laka lantas masih sangat tinggi, operasi zebra tahun 2016 yang lalu ada 15 kasus laka lantas, angka ini mengalami peningkatan 9 kasus dibandingkan tahun 2015 sebanyak 6 kasus. sedangkan korban meninggal dunia di tahun 2015 berjumlah 2 orang dan di tahun 2016 tetap 2 orang, selain itu kasus pelanggaran terdapat 194 kasus yang diselesaikan dengan tilang sebanyak 109 kasus serta teguran sebanyak 85 kasus.

Tingginya angka pelanggaran lalu lintas tersebut sangat berkolerasi terhadap jumlah fatalitas korban, untuk itu perlu dilakukan berbagai upaya untuk menciptakan situasi kamseltibcar lantas dengan memberdayakan seluruh stakeholder yang ada, karna mengatasi permasalahan bidang lalu lintas tersebut bukan hanya tanggung jawab polri, akan tetapi diperlukan partisipasi berbagai pihak/instansi pemerintah dan seluruh elemen dalam membina dan memelihara keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas.” Ujar Kapolres, Rabu pagi (1/11/2017) menyampaikan amanatnya saat Apel gelar pasukan di Mapolres Lhokseumawe.

Untuk mewujudkan program dan kebijakan promoter kapolri, polri sebagai penggerak revolusi mental, khususnya polisi lalu lintas, yang didukung oleh satuan fungsi lainnya dengan melibatkan para pemangku kepentingan, akan melaksanakan operasi kepolisian dengan sandi“zebra rencong–2017”. operasi ini digelar dengan tujuan untuk menurunkan angka fatalitas korban laka lantas di jalan raya khususnya di wilkum Polres Lhokseumawe dengan tema operasi zebra tahun 2017 adalah“penegakkan hukum dalam berlalu lintas guna mewujudkan kamseltibcar lantas yang aman, tertib dan lancar menjelang perayaan natal 2017 dan tahun baru 2018.”jelasnya

Operasi zebra rencong tahun 2017, penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas lebih di fokuskan pada target kendaraan bermotor yang melawan arus, penggunaan rotator serta plat nomor kendaraan yang tidak sesuai spektek.

Melalui upaya penegakkan hukum secara tegas dan terukur pelaksanaan operasi ini diharapkan akan dapat mendorong tercapainya tujuan operasi yaitu terciptanya situasi kamseltibcar lantas yang mantap dan kondusif serta menurunnya pelanggaran lalu lintas, terurainya kemacetan dan ketidaktertiban lalu lintas, meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta terciptanya kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Selain itu Operasi bertujuan sebagai cipta kondisi dalam rangka menjelang perayaan natal tahun 2017 dan tahun baru 1 januari 2018, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat, menjaga keamanan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas serta mengembangkan perpolisian masyarakat berbasis pada masyarakat yang patuh hukum, menjamin keberhasilan penanggulangan permasalahan lalu lintas, terwujudnya situasi kamseltibcar lantas menjelang perayaan natal tahun 2017 dan tahun baru 1 januari 2018.” terang Kapolres

Editor:rdk

SHARE