Ketua Laska Berkarya Aceh: Wali Nanggroe dan DPRA Punya Amanah Secara Regulatif Untuk Penyelamatan Aset Aceh

Laporan: Ridha Kiboo

ZONAMEDIA.CO | LHOKSEUMAWE – Terkait kisruh dan demontrasi mahasiswa tentang Penolakan Izin eksploitasi PT. EMM di Beutong Ateuh, Ketua Laskar Berkarya Aceh Jufriza.,MN meminta Wali Nanggroe Aceh, Gubernur dan DPR Aceh bersikap.Kamis (11/04/19)

Hal ini disampaikan kepada zonamedia.co melalui pesan Whatsapp.

“Wali Nanggroe dan DPRA punya amanah secara regulatif untuk menyelamatkan aset dan harta kekayaan Rakyat Aceh. Tolong kalian jangan diam dan membiarkan harta orang Aceh dirampok” tegas Jufriza.

Jufriza yang juga Mantan Aktivis Unimal menyebutkan, jika konflik dan aspirasi Mahasiswa hanya dianggap angin lalu oleh pemerintah maka ini akan berakibat fatal untuk kelangsungan demokrasi dan Perdamaian Aceh.

“Aspirasi mahasiswa ini jangan dibiarkan saja, apalagi direspon anarkis oleh aparat. Jika terus dibiarkan ini akan berakibat buruk untuk kelangsungan demokrasi dan perdamaian di Aceh,” sebutnya.

Ia menambahkan, jika aksi dan aspirasi ini dibiarkan saja oleh Pemerintah Aceh, maka pihaknya ( Laskar Berkarya ) siap menggalang dan memobilisasi masyarakat sipil untuk mendukung aksi mahasiswa ini.

“Kita akan menghadapi pemilu, jangan cederai demokrasi. Jika kondisi ini terus dibiarkan dan tidak didukung oleh pemerintah maka kami siap memobilisasi massa dari semua kalangan untuk mendukung aksi Mahasiswa hari ini. Bila perlu, kita akan boikot Pemilu, ” tutupnya.

Editor:rdk

SHARE