Kiprah Perta Arun Gas Bina Petani Buah Naga Di Desa Binaan

 

“ Juga Ikut Mendorong Lahirnya Kebun Agrowisata Di Lhokseumawe”

Oleh: Muchlis

Lhokseumawe– Petani Mitra Binaan Perta Arun Gas di wilayah Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh,  kembali memanen buah naga sehingga berpeluang untuk dijadikan sebagai salah satu tempat Agrowisata di Kota Lhokseumawe.

Corporate Secretary PAG, Ahmad Sujandhi mengatakan, untuk masa panen sekarang, hasil yang diperoleh oleh petani dibawah binaan PT. PAG tersebut mencapai 2 ton buah naga.

“Dengan hasil panen buah naga yang sangat baik di beberapa gampong (desa) binaan Perta Arun Gas, sangat berpeluang kawasan budidaya buah naga ini sebagai tempat Agrowisata,” ujar Ahmad Sujnadhi.

Jelasnya lagi, hasil panen buah naga produksi petani di Kecamatan Muara Satu tersebut, tidak hanya dipasarkan didaearh sekitar saja, akan tetapi dipasok ke berbagai daerah lain di Aceh hingga ke ibukota provinsi.

“ Hasil panen kali ini tidak hanya dijual di sekitar lingkungan PAG dan di sekitar Lhokseumawe, namun penjualannya sudah sampai ke Takengon dan Banda Aceh. Terlebih lagi, dikarenakan banyaknya jumlah orang yang ingin memesan hasil buah naga binaan CSR PAG, bahkan sudah dipesan sebelum masa panen,” terang Ahmad Sujandhi.

Sebut Corporate Secretary PAG itu lagi, melihat tingginya ketertarikan masyarakat terhadap kebun buah naga binaan PAG, maka sangat berpeluang untuk dijadikannya sebagai tempat agrowisata dan sebagai salah satu destinasi wisata di Kota Lhokseumawe sekaligus ebagai sarana edukasi bagi masyarakat yang ingin membudidayakan salah satu tanaman yang kaya serat tersebut.

 

Saat ini kebun buah naga binaan CSR PAG sudah mulai didatangi oleh banyak pengunjung, mulai dari kalangan pengusaha, pemerintah Kota Lhokseumawe, para mahasiswa, sampai dengan anak-anak sekolah . Kami berharap, keberadaan kebun buah naga binaan CSR PAG ini juga dapat menjadi sarana edukasi dan pengetahuan bagi para pengunjung” kata Ahmad.

 

Sebagaimana disebutkan olehnya, CSR PAG mempunyai target bahwa kedepannya,  kebun tanaman buah naga yang ada di desa lingkungan PAG ini mampu menjadi tempat Agrowisata dan menjadi ikon wisata bagi Kota Lhokseumawe. Untuk diketahui, kebun buah naga ini tersebar di beberapa desa lingkungan PAG, diantaranya adalah Desa Padang Sakti, Meunasah Dayah, Cot Trieng dan beberapa desa lingkungan lainnya.

 

“Besar harapan Kami agar petani tetap konsisten dalam membudidayakan buah naga ini, sehingga rencana agrowisata ini dapat terwujud”, tutup Ahmad Sujandhi. (*)

SHARE