Layanan Prima, BPJS Lhokseumawe Terapkan “Co Ex” Untuk Badan Usaha

Petugas BPJS Kesehatan Cabang Lhokseumawe sedang melayani perwakilan dari badan usaha untuk pengurusan berbagai administrasi, Kamis (26/9). (Zona Media)

Lhokseumawe – Untuk memberikan pelayanan prima terhadap pengurusan administrasi kepada badan usaha, BPJS Kesehatan Cabang Lhokseumawe,menerapkan mekanisme Co Ex (Compliance Express).

Mekanisme yang mengusung kecepatan dan kemudahan dalam layanan tersebut adalah merupakan kesempatan bagi badan usaha untuk menjaga kepatuhan mereka dalam memenuhi kewajibannya pada Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

“ Diantaranya, seperti kepatuhan pendaftaran, kepatuhan penyampaian data karyawan secara benar dan lengkap, serta kepatuhan pembayaran iuran,” ungkap Kepala BPJS Kesehatan Cabang Lhokseumawe, Manna, Kamis (26/9).

Sebutnya, bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan kemudahan dan kepastian layanan bagi para pesertanya. Salah satunya dengan mempercepat proses pendaftaran pekerja badan usaha yang belum terdaftar dalam Program JKN-KIS.

“Dengan Co Ex ini, badan usaha yang sudah terdaftar kita panggil untuk membawa data-data karyawannya, kemudian akan kita sinkronkan datanya dengan database BPJS Kesehatan, jika ditemukan ada karyawan yang belum terdaftar, maka akan segera kita proses pendaftarannya, jadi prosesnya (pendaftarannya) segera selesai hari itu juga,” jelas Manna.

Lebih lanjut Manna katanya, bahwa sejak dilakukan Co Ex tersebut di BPJS Kesehatan Lhokseumawe, sebanyak 23 badan usaha datang untuk mengecek dan memperbaiki data kepesertaan JKN-KIS karyawannya.

 “ mengingat Co Ex Ini sangat efektif, masih terus kita lakukan secara kontinu dan bertahap sepanjang tahun 2019, rencananya di minggu ke 3 dan ke 4 setiap bulan,” katanya.

Sementara itu, salah satu perwakilan badan usaha yang menghadiri Co Ex, Rabiah mengatakan bahwa pihaknya sangat terbantu dengan kegiatan pemadanan data yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan hari ini.

“Ini sangat bagus (mekanisme Co Ex), karena kami sangat memperhatikan kebutuhan karyawan, asalkan dia bekerja di tempat kami langsung akan kami daftarkan segera, hari ini bisa lebih cepat dari biasanya karena langsung lapor dan proses” tutur Rabiah yang menjabat sebagai Bendahara Penerimaan Pembantu RS. Kesrem Lhokseumawe.

Rabiah pun mengatakan selama ini pihaknya sudah aktif menggunakan aplikasi New E-Dabu BPJS Kesehatan untuk melaporkan perubahan data karyawan secara mandiri, namun ada beberapa data yang tidak bisa langsung proses melalui aplikasi dikarenakan beberapa kendala administrasi, seperti nomor identitas kependudukan karyawan yang tidak terotomasi online ataupun kendala karena kepesertaan karyawan berbenturan dengan segmen Penerima Bantuan Iuran APBD (PBI APBD/Jaminan Kesehatan Aceh) yang harus di non aktifkan terlebih dahulu.

“Hari ini kami langsung dibantu oleh BPJS Kesehatan, lebih cepat, walaupun ada beberapa data yang belum kita bawa, nanti waktu pulang akan segera kami koordinasi untuk bisa dibantu prosesnya,” kata Rabiah. (Muchlis)

SHARE