Mahasiswa Ilmu Komunikasi Adakan Kongres Bersama Alumni

ZONAMEDIA.CO | Lhokseumawe – Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh Mengelar Kongres bersama alumni Ilmu Komunikasi di aula FISIP Unimal dengan mengangkat tema “Idealisme dan pandangan Mahasiswa Ilmu Komunikasi terhadap pemilihan Legislatif dan presiden tahun 2019”. Selasa (30/10).

Pesta demokrasi Indonesia sudah berada didepan mata, kesempatan ini dimanfaatkan Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMAKO) untuk segera melaksanakan kegiatan kongres terkait hal yang sedang panas diperbincang masyarakat Indonesia tersebut.

Terkait dengan perpolitikan Indonesia serta sedikit menyingung politik kampus yang sedang marak-maraknya ketua himpunan komunikasi Juwanda Saputra berharap seluruh mahasiswa komunikasi bisa paham bagaimana dan peka terhadap jalan politik pada tahun sekarang ini.
“Dengan adanya kongres ini, semoga kawan-kawan bisa mengerti dan bisa mempelajari bagaimana sikap mahasiswa komunikasi dalam perpolitikan yang sebentar lagi akan sampai pada puncaknya. Boleh saja kita tidak suka dengan politik, tetapi kita harus mengerti dan tau bagaimana politik yang sedang berjalan saat ini” sebut Juwanda disela-sela pembukaan acara.

Himpunan mahasiswa ilmu komunikasi mengundang langsung beberapa alumni mahasiswa ilmu komunikasi yang mempunyai power dan pengelaman dalam dunia politik. Terlihat ketua alumni Khaidir S.I.Kom dan anggota alumni Ade Rinaldi S.I.Kom sangat bersemangat menyampaikan beberapa materi terkait tema yang di angkat himpunan mahasiswa ilmu komunikasi ini.

“Mahasiswa adalah Agen of Change, agen of control. Mahasiswa seharusnya harus peka terhadap musim politik pada saat ini , mahasiswa harus mengontrol jalannya politik pada saat ini, jangan sampai karena tidak tau politik kalian dipolitisir oleh oknum-oknum politik yang tidak bertanggung jawab, maka dari itu sangat penting ilmu politik kalian pelajari dan kalian ketahui” sebut Khaidir disela-sela pemberian materi.

Begitupun dengan materi yang disampaikan Ade Rinaldi, Ade Rinaldi lebih membahas sedikit bagaimana proses jalannya politik di Indonesia sesuai dengan keilmuan ilmu komunikasi serta sedikit membahas perubahan metode kampanye kandidat-kandidat politik dari masa kemasa,

“Seperti yang kita ketahui sesuai dengan keilmuan kita, kawan-kawan semua pasti paham bagaimana proses kampanye zaman now dan zaman old. Metode kampanye sangat jauh berbeda dan jika kita liat metode kampanye sekarang sangatlah mudah dibanding kan metode dan strategi kampanye dulu, kita bisa lihat sekarang para kandidat tidak membutuhkan tenaga banyak untuk berkampanye, cukup dengan media sosial maka suara ia dapatkan. Dan disini peran mahasiswa komunikasi sangat penting, mahasiswa komunikasi harus bisa melihat dan menelaah strategi yang dijalankan kandidat melalui media sosialnya, jangan sampai nanti ketika melihat dari sumber satu langsung di betulkan, tapi lihatlah media lainya, mahasiswa ilmu komunikasi itu dalam hal politik sangat di utamakan melek terhadap medianya, kalau belum bisa melek berarti belum sah dikatakan sebagai mahasiswa ilmu komunikasi” sebut Ade Rinaldi.

Setelah pemateri selesai memberikan dan mempresentasikan matari yang dibawakan, para pemateri memberikan ruang bertanya kepada peserta kongres, terlihat para peserta sangat antusias bertanya terkait hal yang lagi maraknya diperbincangkan di masyarakat indonesia ini. (rio)

Editor: ANM

SHARE