Mahasiswa KKN Sosialisasikan Pembuatan Pupuk Organik Cair Kepada Warga

Mahasiswa KKN sedang memperlihatkan cara pembuatan pupuk organik cair kepada masyarakat petani di Gampong Kumbang, Kecamatan Kuta Makmur, Selasa (10/9). (Zona Media/ Salma)

Aceh Utara- Turun kesawah merupakan salah satu mata pencaharian masyarakat  Gampong Meunasah Kumbang, kecamatan Kutamakmur. Bertani padi tentu membutuhkan pupuk yang dapat mempertahankan serta menyuburkan tanah.

Maka dari sinilah muncul ide dari salah satu mahasiswa peserta KKN 2019 Unimal, Fakultas Pertanian Astria Ningsih, untuk membuat pupuk berbasis organik yang mampu mempermudah masyarakat untuk mengolah sisa-sisa bahan yang sudah busuk dan tidak layak dikonsumsi kembali.

“ Saya melihat di Gampong Meunasah Kumbang banyak limbah serabut kelapa dan pohon pisang, melihat hal tersebut saya mencoba menyulap bahan tersebut menjadi pupuk cair organik yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai pengganti pupuk an organik oleh masyarakat sekitar. Mengingat bahan pembuatannya mudah didapat dan tidak membutuhkan waktu dan biaya yang  banyak,” ucap Nining  mahasiswi fakultas pertanian.

Bahan yang diperlukan seperti, nanas busuk, bonggol pisang (akar pisang), serabut kelapa, air kelapa, air beras, gula merah, dan EEM-4(untuk mempercepat penguraian bahan). Bahan tersebut dicampur menjadi satu dan didiamkan selama 1 minggu dengan sistem anaerof (sistem tanpa udara).

Kegiatan sosialisasi pembuatan pupuk tersebut mendapat banyak antusias dari masyarakat gampong meunasah kumbang. Bahkan ada beberapa masyarakat tertarik untuk mencoba pembuatan pupuk tersebut.

“ Pembuatan pupuk yang adik-adik ajarkan ini sangat bagus untuk petani digampong ini karena bahan-bahannya mudah didapat dan mungkin kedepannya ide yang adik-adik sosialisasikan ini dapat menjadi  salah satu ide usaha yang akan dikembangkan oleh masyarakat disini,” ujar Zainal warga sekitar. (Salma)

SHARE