Mantan Kadus Diduga Sunat Uang Jenazah

Laporan: Baihaqi

featured image zonamedia

 ZONAMEDIA.CO|LANGSA : Adanya dugaan penyimpangan dana kematian yang dilakukan inisial Bn mantan Kadus Dusun I (satu) Gampong Meutia Kec. Langsa Kota-Kota Langsa membuat ahli waris keluarga yang tertimpa musibah memendam kecewa yang teramat dalam.

Pasalnya, uang yang dikutip sebesar Rp 5000,- dari setiap kepala keluarga untuk keperluan membeli alat-alat perlengkapan penguburan jenazah tidak disalurkan oleh Bn sebagaimana yang dilakukan oleh Kadus di dusun lain. 

Dalam konfirmasinya salah satu ahli waris yang minta namanya tidak ditulis Wartawan, sabtu (03/11) mengatakan, “kami merasa sangat kecewa dan tidak habis fikir dengan oknum mantan Kadus inisial Bn (Kadus) yang tidak amanah dalam menjalankan tugasnya. 

“Coba lihat bang, sampai sekarang uang kematian yang dikutip setiap bulannya dari kami sebesar Rp 5000,- rupiah per kepala keluarga (KK) hingga detik ini tidak ada kejelasan penggunaannya, disisi lain kami juga tidak mengetahui berapa jumlah uang yang sudah terkumpul serta siapa bendahara pemegang anggaran tersebut. 

Lanjutnya lagi, kami menduga Bn telah melakukan penyelewengan dana kutipan dari masyarakat tersebut untuk kepentingan pribadi, oleh karena itu kami berharap kepada geuchik untuk segera memanggil Bn untuk mempertanyakan masalah tersebut,  harap sumber itu menerangkan.

Ditempat berbeda geuchik digampong tersebut H.M.Yusuf Hamid diruang kerjanya dua hari lalu tepatnya Rabu tanggal 31-10-2018 mengatakan, “masalah uang iuran kematian (PERKASA) khususnya untuk warga dusun I (satu) yang menurut informasi belum disalurkan oleh mantan Kadus inisial Bn pihaknya selaku pimpinan digampong tersebut akan segera memanggil Bn untuk dimintai pertanggung jawaban.

“Dan kepada masyarakat keluarga ahli waris yang ikut bergabung dalam persatuan PERKASA yang hingga hari ini belum menerima iuran kematian, sambungnya lagi, diminta untuk bersabar, pihaknya akan menyelesaikan permasalahan itu dengan cara musyawarah dan mufakat, hasilnya nanti akan saya jelaskan setelah rapat kami gelar, untasnya

Editor:rdk

loading...
SHARE