Membumikan Ekonomi Syariah Kota Lhokseumawe

Lhokseumawe- Beberapa komunitas ekonomi syariah di Kota Lhokseumawe, membentuk komunitas Lhokseumawe Peduli Ekonomi Syariah (LPES), yang dilakukan saat pengajian perdana di Islamic Centre Lhokseumawe, Senin (7/10).

Sejumlah komunitas peduli ekonomi syariah seperti Koperasi Syariah 212 Aceh Lhokseumawe Banda Sakti-1, Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI), Remaja Mesjid Islamic Center, Pelajar Islam Indonesia (PII) dan DENS Consultant Aceh.

Ketua Komunitas LPES Denny Saputra, SE,  menyampaikan bahwa Komunitas LPES merupakan komunitas bersama untuk masyarakat Kota Lhokseumawe yang peduli akan ekonomi syariah dengan tujuan bersama adalah “membumikan ekonomi syariah Kota Lhokseumawe”.

Serta berbelanja  kebutuhan sehari-hari di gerai/toko muslim (milik orang Islam) dan melakukan kegiatan aktivitas/transaksi perbankan syariah serta bertransaksi jual beli di pasar trandisional menggunakan ketentuan/mekanisme pasar Islam dan juga bahkan memberikan pendidikan kepada anak-anak di dayah/sekolah Islam, agar berlandaskan Islam, kata Denny.

Lanjutnya, adapun kegiatan yang telah dan sedang dilakukan oleh Komunitas LPES yakni “Sikula EKIS” yang setiap hari Senin secara bergiliran akan diisi oleh para Tgk/Ustadz/Pimpinan Perbankan Syariah menjadi pembina upacara.

Sedangkan launching Sikula EKIS di SMAN 1 Lhokseumawe pada tanggal 30 September 2019 yang menjadi pembina upacara adalah H. Fauzan Zakaria, M.Si (Pimpinan BRI Syariah Cabang Lhokseumawe/Ketua MES Kota Lhokseumawa) dengan materi Ekonomi Syariah. 

Sedangkan yang kedua di MAN Lhokseumawe pada tanggal 7 Oktober 2019 yang menjadi pembina upacaranya adalah Tgk. Abdul Halim, Lc., LL.M (Pimpinan Datah Tahfidzul Qu’ran Al Markazul Islami Kota Lhokseumawe) dengan materi NO RIBA dan terus bergilir ke sekolah lain SMKN 1 Lhokseumawe, SMKN 2 Lhokseumawe, SMKN 3 Lhokseumawe untuk builan Oktober 2019.

Sementara itu, H. Fauzan Zakria, M.Si (Pimpinan BRI Syariah Cabang Lhokseumawe) menambahkan bahwa ekonomi syariah harus dikembangkan dan dipahmi oleh masyarakat Aceh apalagi Qanun Aceh No.11/2018 sudah disahkan oleh Pemerintah Aceh dan berlaku di tahun 2022, semua lembaga keuangan bank/non bank di Aceh harus syariah, semua kita harus mendukung dalam upaya penguatan ekonomi syariah di Kota Lhokseumawe. (resl/ Muchlis)

SHARE