Jelang HUT Ke-72 RI Penjualan Bendera Merah Putih Laris Manis

Dagangan Adek (30) jualan bendera jelang 17 Agustus. (ldn)

Laporan: Maulidna

SUBULUSSALAM – Mendekati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-72 Republik Indonesia, penjual bendera merah putih membanjiri Kota Subulussalam. Terutama di sepbanjang jalan Lapangan Kota. (Minggu, 06/08).

Rata-rata dari mereka berjualan selama dua minggu hingga menjelang tanggal 17 Agustus nanti.

Adek (30) salah seorang penjual bendera asal Garut, Jawa Tengah mengatakan bahwa ia sudah melakoni usaha ini selama 8 tahun, dan baru tahun ini ia berjualan di Subulussalam.

“saya sudah jualan dari sejak tahun 2009 dan tahun ini di Kota Subulussalam” ujarnya.

Adek bersama rekan-rekannya yang berjumlah 35 orang berangkat dari Garut menuju Medan hanya untuk berjualan bendera. Kemudian sesampainya di Medan, mereka pun berpencar. Ada yang tetap jualan di Medan, ada yang ke Tapak Tuan, dan ke Banda Aceh.

Modal awal mereka hanya 20 juta, tetapi penghasilan penjualan bendera ini sangatlah besar, mereka bisa mendapatkan 2-3 juta perhari.

“setiap harinya penghasilan saya tidak menentu, terkadang dua juta hingga tiga juta.” ungkap Adek.

Harga bendera dibandrol seharga Rp 5.000 untuk bendera yang kecil, hingga bendera yang besarnya 3,5 meter yang harganya mencapai Rp 65.000 per unitnya.

Walaupun usaha ini tergolong musiman, tetapi untung yang didapat cukup untuk kebutuhan mereka sehari-hari. Apalagi para pembeli berasal dari kalangan pejabat.

“rata-rata pembeli kebanyakan dari pemerintahan dan warga yang ada di Subulussalam.” Tutupnya. (ldn)

Editor: ANM

 

SHARE