Oknum Panitra Arahkan Lusiana Transper Uang Kerekening Makamah Syar’iyah

Laporan: Baihaqi

Struk Bank BRI Cabang Langsa sebagai bukti Lusiana menyetor belasan uang ke Makamah Syar’iyah Langsa. Jumat (16/3/18)/Foto: Boy

ZONAMEDIA.CO | LANGSA – Bedasarkan bukti struk pengiriman belasan juta uang dari Bank BRI Cabang Langsa ke Rekening An.Makamah Syar’iyah tertanggal 16 Januari 2017 tahun lalu, menjadi satu pertanda dan bukti kuat terhadap adanya dugaan Korupsi yang dilakukan oleh oknum Panitra inisial NW dikantor tersebut.

Pasalnya, uang tunai yang jumlahnya sebesar Rp 11.311.000,- rupiah yang dikirim atas arahan NW untuk keperluan biaya penyelesaian sengketa antara dirinya dengan mantan suaminya, itu tidak ada pengaruhnya sama sekali serta tidak ada kontribusi apa-apa terhadap saya.

Malah, cetus dia lagi, uang yang telah saya serahkan untuk instrumen pembayaran panjar biaya Perkara yang jumlahnya belasan juta itu juga akan terancam hilang tanpa adanya penyelesaian perkara sebagaimana yang saya harapkan, papar Lusiana saat dijumpai zonamedia di kediamannya, Jum’at (16/3).

Dijelaskan Lusiana,”saya merasa dipermainkan oleh oknum Panitra inisial NW petugas Makamah Syar’iyah Kota Langsa yang menurutnya berbelit-belit dalam menyelesaikan perkara yang menimpa dirinya.

Oleh karena itu, tambah dia lagi, kuat dugaan inisial NW telah lama memainkan hikayat ular dalam penanganan perkara saya tersebut dengan cara melakukan rekayasa, menghambat dan mengulur-ngulur waktu, coba bayangkan, sudah dua tahun kurang lebih permasalah ini tidak juga kunjung selesai ditangani.

Sementara sejauh dilakukan penanganan penyelesaian perkara tersebut, saya sendiri, Kata Lusiana juga tidak pernah tahu sudah sampai ketahap mana perkara yang ditangani oleh NW itu, terus terang, saya sangat kecewa atas kenyataan ini, sesal Lusiana menerangkan.

Ditempat dan waktu yang berbeda dua hari lalu tepatnya Selasa (14/3), NW yang dijumpai oleh Wartawan dikantornya mengatakan, Pihaknya sudah menjalankan tugas-tugas menyelesaikan perkara tersebut sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang ada di Makamah Syar’iyah disamping itu juga harus mengikuti proses demi proses tahapan yang dikeluarkan oleh Kantor Pelelangan Kekayaan Negara Lhokseumawe (KPKNL), jelasnya.

“Adapun sebagai tindak lanjut untuk penanganan pelelangan dalam perkara ini, jelas NW, itu sudah kami limpahkan kepada pihak terkait di KPKN Lhokseumawe. “jadi tunggu saja apa hasil lelang yang dilakukan  lewat internet (Closed bidding) oleh KPKNL, ada atau tidak peminat yang akan membeli rumah lelangan tersebut, ringkas NW kepada Wartawan.

Editor:rdk

SHARE