Pelantikan Anggota DPRK Lhokseumawe Diwarnai Unjukrasa Mahasiswa

Lhokseumawe-  ‎Pelantikan anggota DPRK Lhokseumawe, yang berlangsung di gedung dewan setempat diwarnai aksi unjukrasa yang dilakukan oleh mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Lhokseumawe-Aceh Utara, Selasa (10/9).

Dalam orasinya, mahasiswa meminta kepada anggota legislatif yang telah dilantik supaya memperhatikan kondisi masyarakat Lhokseumawe. serta melaksanakan sumpah dan janji jabatan yang mereka emban.

Menurut kordinator aksi Muhammad Fadli, mengatakan, kepada anggota DPRK Lhokseumawe yang telaj dilantik tersebut, diharapkan untuk menengakkan Syariat Islam. Karena banyak lokasi yang disinyalir tidak islami.

Selain itu, mendesak pemerintah Kota Lhokseumawe tentang kejelasan KEK Arun. Serta memprioritaskan tenaga kerja putra daerah. Selain itu, mahasiswa menilai hingga saat ini banyak infrastruktur yang dibangun dengan dana Otsus akan tetapi belum dimanfaatkan.

Mahasiswa juga menuntut anggota dewan agar menepati janjinya saat kampanye dan harus mengambil kebijakan yang pro terhadap kepentingan rakyat. Serta menciptakan lembaga DPRK Lhokseumawe bebas dari KKN.

Aksi yang dilakukan oleh puluhan mahasiswa berlangsung usai prosesi pelantikan berlangsung. Mereka melakukan orasinya didepan pintu masuk gedung DPRK Lhokseumawe, sejumlah aparat keamanan berjaga-jaga dipintu.

Sementara itu, salah seoarang anggota DPRK Lhokseumawe Azhari ST, yang menemui mahasiswa bersama anggota dewan lainnya mengatakan, bahwa pihaknya akan menyerap aspirasi mahasiswa tersebt dan akan berjuang untuk kepentingan masyarakat. pihaknya juga berterima kasih telah diingatkan oleh mahasiswa agar menjalankan fungsinya sebagai anggota legislatif. (Muchlis)

SHARE