Pembangunan Saluran Induk TM Bahrum Terkesan Asal Jadi

Laporan: Baihaqi

Terlihat dinding Parit pada salah satu titik lokasi terlihat patah, dinding tersebut bangunan lama yang diduga sengaja tidak dikerjakan rekanan. (Foto Boy)

ZONAMEDIA.CO|LANGSA : Proyek pembangunan saluran induk Jl TM Bahrum Kec. Langsa Barat Kota Langsa yang bersumberkan dana Otsus tahun 2018 terkesan dikerjakan rekanan asal jadi. Sabtu (09/03/19)

Bedasarkan amatan dan pantauan yang dilakukan tim invesigasi wartawan media ini beberapa hari lalu tampak saluran/parit induk yang baru saja selesai dikerjakan tersebut terdapat dinding parit yang merupakan bangunan lama, sehingga patut diduga rekanan tidak melakukan pekerjaan sesuai RAB.

Terkait temuan tersebut, tim investigasi mencoba untuk mencari tahu siapa pelaksana dan darimana asal proyek yang menurut dugaan ratusan juta rupiah, alhasil berkat informasi dari berbagai pihak yang sempat dikonfirmasi, diketahui Proyek itu berasal dari PUPR Provinsi Aceh sebagaimana dijelaskan Seketaris PUPR Kota Langsa Putra, ST .            

“Kami pihak PUPR Kota Langsa, kata dia, hanya sebatas menunjukkan lokasi daerah mana yang akan dikerjakan oleh rekanan dari Propinsi, sedangkan nama perusahaan yang mereka pakai untuk pelaksanaan kegiatan tersebut hingga hari ini pihak kami tidak mengetahui, terang Putra diruang kerjanya Rabu (6/3), dua hari lalu.

Ditempat berbeda Kasi UPTD Propinsi Aceh Marzuki saat dihubungi lewat solulernya ia menjelaskan, “masalah pembangunan Parit induk jalan TM. Bahrum coba tanyakan ke dinas Perusahaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Langsa, kami tidak tahu siapa pelaksana proyek itu, singkatnya kepada Wartawan.

Nada yang sama juga dikatakan Fauzi Staf UPTD, “coba tanyakan ke dinas PUPR Kota Langsa atau ke UPTD jalan yang berkantor disamping sekolah STM Langsa, mungkin mereka mengetahu siapa rekanan pelaksana proyek tersebut, sebutnya seraya menanyakan, kalian dapat nomor hp saya darimana, coba kirimkan indentitas kalian lewat Whattsaap, pintanya dengan nada tidak bersahabat.

Sementara itu pada Sabtu (9/3) Wartawan kembali mendatangi lokasi Proyek Parit induk TM Bahrum untuk mengetahui berapa titik dinding parit yang menurut dugaan sengaja tidak dikerjakan demi meraup keuntungan besar sementara rakyat dirugikan karena kondisi bangunan tidak rampung sebagaimana yang diharapkan oleh banyak masyarakat sekitar lokasi tempat dimana proyek itu dikerjakan.

Atas kejadian ini, Ibnu masyarakat setempat dalam konfirmasinya meminta pihak terkait aparat penegak hukum agar dapat menindak lanjuti temuan tersebut, panggil rekanan pelaksana proyek guna mengetahui lebih lanjut ada tidaknya kerugian negara yang ditimbulkan pada pelaksanaan proyek parit induk TM Bahrum tersebut, demikian. 

Editor:rdk

SHARE