Prodi Antropologi Unimal Gelar Workshop Jurnal Elektronik

Lhokseumawe – Dalam upaya mengembangkan pengetahuan antropologi sebagai salah satu disiplin ilmu sosial, Program Studi Antropologi Universitas Malikussaleh,  melaksanakan workshop tentang pengelolaan jurnal elektronik.

Kegiatan workshop yang dilakukan selama dua hari Senin-Selasa ( 10/11- 8-2020) tersebut, digelar di Prodi Antropologi, Jalan Sumatera, Bukit Indah, Lhokseumawe, tersebut diikuti oleh seluruh pengelola AAJ, yaitu para dosen Antropologi dan tenaga kependidikan prodi Antropologi Unimal.

Pada kegiatan itu menghadirkan dua fasilitator yang berpengalaman dibidang pengelolaan jurnal akademis. Diantara, Nasrul ZA (Ketua Badan Pengelola Jurnal Unimal) dan Khairul Amin yang berpengalaman mengelola beberapa jurnal di Aceh.

Jurnal Manager Aceh Anthropological Journal (AAJ) Iromi Ilham, mengatakan, kegiatan pelatihan dimaksud dalam rangka penguatan pengelolaan Aceh Anthropological Jurnal (AAJ) terkait aspek penguatan sumber daya manusia, pengelolaan, identifikasi masalah, tantangan dan peluang menuju jurnal terakreditasi dan bereputasi.

Mengingat pentingnya jurnal elektronik didalam pengembangan keilmuan dan pengetahuan lainnya dibidang disiplin ilmu antroplogi, maka keberadaan AAJ dianggap penting sebagai salah satu media publikasi jurnal ilmiah agar transformasi pengetahuan dapat dengan mudah terjadi pada era digital.

” Eksistensi jurnal begitu penting sebagai media publikasi ilmiah dalam penyebaran ilmu pengetahuan secara masif dan global”, katanya.

Sementara itu, Menurut salah seorang dosen Antropologi, Dr Ibrahim Chalid, kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan jurnal di Prodi Antropologi. Menurutnya AAJ diharapkan menjadi media penyebaran ilmu pengetahuan yang progresif. Maka tak lain kekuatan jurnal untuk mengkaji pada aspek local knowledge menjadi tantangan pengetahuan antropologi saat ini.

“Dunia semakin merayakan perbedaan di era global ini, artinya nilai-nilai partikular setiap kebudayaan dihargai dengan tingkat respek tinggi”, kata Ibrahim.

Salah seorang dosen Antropologi, Ade Ikhsan Kamil menyatakan bahwa semua dosen muda di Antropologi saat ini sedang bersemangat untuk memperbaiki mutu penerbitan dan pengajaran di Unimal. Apalagi saat ini Antropologi dimasukkan oleh rektor Unimal di dalam Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri sebagai centre of excellence pengembangan pengetahuan Indonesia, terkait kerja sama dengan diaspora Indonesia pada perguruan tinggi di Amerika.

“Kesempatan ini jangan lepas dari tangkap, harus kita rebut dengan persiapan yang matang dan seksama”, ucap Ade.

Ketua Prodi Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FSIP) Unimal Abdullah Akhyar Nasution menambahkan, sangat mendukung kegiatan tersebut, sebagai salah satu upaya menunjang mutu pendidikan pada Prodi Antropologi Unimal.

” Kita berharap, setelah workshop ini, pengelolaan jurnal elektronik di Prodi Antropologi akan semakin baik dan juga dapat  segera di akreditasi,” harap Kaprodi Antropologi Unimal (Muchlis)

 

 

SHARE