Puluhan Dokter FKTP BPJS Kesehatan Lhokseumawe Ikuti Mentoring Spesialis

Lhokseumawe – Puluhan dokter fungsional penanggung jawab Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di wilayah Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara mengikuti pertemuan mentoring spesialis oleh dokter spesialis mata pada Selasa (18/02) pagi tadi.

Mentoring yang menghadirkan dr. Muhammad Agung Eka Putra, Sp. M sebagai narasumber tersebut digelar dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan atau dokter umum terhadap penatalaksanaan kelainan refraksi pada mata bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN – KIS) di FKTP.

Membuka acara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Lasmita Nurul Huda mendukung penuh kegiatan yang diinisiasi oleh BPJS Kesehatan Cabang Lhokseumawe ini.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini, terima kasih untuk BPJS Kesehatan yang sudah memfasilitasi, mudah-mudahan tenaga kesehatan kita mampu lebih meningkatkan kompetensinya lagi, khususnya kompetensi di level 4,” ujar Lasmita.

Adapun yang dimaksud kompetensi level 4 yaitu kemampuan para dokter umum untuk mendiagnosis, melakukan penatalaksanaan secara mandiri dan tuntas atas suatu kasus atau penyakit yang dalam hal ini adalah berkaitan dengan kelainan refraksi mata pada pasien-pasien di FKTP.

Lebih lanjut Lasmita menuturkan bahwa pertemuan yang di gelar di Lhokseumawe ini sangat bagus agar para dokter bisa meningkatkan kapasitas dalam menilai dan mendiagnosa kasus-kasus mata sederhana bagi pasien yang berujung pada penurunan angka rujukan.

“Keterkaitannya juga dengan bagaimana puskesmas bisa membantu mengurangi angka kunjungan non-spesialistik hingga membantu mengurangi waktu tunggu layanan yang cukup lama apabila pasien mengakses layanan kelainan refraksi mata di rumah sakit,” lanjut Lasmita.

Dukungan serupa juga disampaikan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe. Ketua IDI Kab. Aceh Utara dr. Harry Laksamana mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi upaya BPJS Kesehatan dalam membantu peningkatan kapabilitas para dokter umum.

“(pertemuan) ini sangat berguna untuk peningkatan kapasitas dan kompetensi dokter umum dalam hal penatalaksanaan refraksi mata, mengasah dan menambah ilmu sejauh mana kita bisa menangani kasus-kasus mata yang sederhana sehingga tidak perlu adanya rujukan lanjutan ke spesialis,” kata Harry.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Lhokseumawe, Manna berharap bahwa upaya peningkatan kompetensi dokter khususnya di bidang refraksi mata ini mampu menjadi salah satu upaya untuk menjaga suistainabilitas penyelenggaraan Program JKN-KIS.

“Peningkatan kompetensi dokter umum dalam hal menangani masalah kelainan refraksi mata ini juga diharapkan berguna untuk pemangkasan alur pelayanan yang lebih efisien bagi kasus-kasus mata sederhana peserta JKN-KIS,” harap Manna. (Rel/Muchlis)

SHARE