September, Tangkapan Nelayan Lhokseumawe Di Dominasi Cakalang

Lhokseumawe – Jenis ikan cakalang, mendominasi hasil tangkapan nelayan di wilayah perairan Lhokseumawe, dalam kurun waktu sebulan terakhir.

Dari jumlah keseluruhan hasil tangkapan ikan segar yang disampaikan oleh Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pelabuhan pendaratan Ikan (PPI) Pusong, Lhokseumawe, menyebutkan, bahwa jenis ikan cakalang menduduki urutan pertama dalam hal perolehan hasil tangkapan nelayan Lhokseumawe.

“ Hingga akhir bulan September, jumlah tangkapan nelayan yang didaratkan melalui PPI Pusong untuk jenis ikan cakalang adalah sebanyak 265.900 Kilogram, jumlah tersebut melebihi dari jenis tangkapan ikan lainnya,” ungkap Kepala UPT PPI Pusong Asmadi, Selasa.

Sementara itu untuk jenis ikan lainnya yang menduduki peringkat kedua perolehan hasil tangkapan nelayan Lhokseumawe adalah jenis ikan Tongkol Cerutu yang mencapai 119.839 Kilogram. Selanjutnya disusul oleh jenis ikan layang pectoral pendek sebanyak 107. 200 Kilogram. Serta ikan Tongkol Balaki dengan jumlah hasil tangkapan sebanyak 44.250 Kilogram. Sedangkan untuk jenis ikan campuran lainnya, adalah sebanyak 120.301 Kilogram.

“ Seperti disampaikan, bahwa jumlah hasil tangkapan nelayan dalam sebulan terakhir, yang paling banyak adalah pada jenis ikan cakalang.  Selain untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal dan sejumlah pasar lainnya di wilayah sekitar Lhokseumawe, jenis ikan ini juga dipasok keluar daerah,” jelas Asmadi.

Tambahnya, wilayah pencarian ikan oleh nelayan Lhokseumawe dilakukan di WPP 571, yakni diwilayah perairan Selat Malaka. Sementara jumlah boat penangkap ikan yang beroperasi adalah sebanyak 88 unit mulai dar ukuran mesin 5 GT hingga 104 GT, pungkas Kepala UPT PPI Pusong Lhokseumawe itu. (Muchlis)

SHARE