Tenaga Kontrak DLH Kota Langsa Diharuskan Bawa 1 Kg Botol Aqua Bekas Setiap Hari

Laporan: Baihaqi

Tampak bungkusan kantong plastik berisikan berbagai jenis kemasan air mineral yang dikumpulkan tenaga kontrak dilokasi seputaran Taman Bambu Runcing, Rabu 6/3/2019. (Foto Boy)

 ZONAMEDIA.CO|LANGSA : Tenaga kerja Kontrak di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Langsa yang bertugas sebagai penyapu jalan mengeluh dengan adanya aturan yang diduga diterapkan oleh atasan mereka Kadis yang bertugas di Dinas tersebut.

Selain pekerjaan pokok menyapu membersihkan sampah dijalan maupun ditaman, kini mereka pekerja kontrak juga diharuskan mengumpulkan 1 Kg botol aqua bekas setiap harinya dan sudah berjalan hampir dua bulan sejak awal tahun ini.

“Mereka setiap hari mengumpulkan barang itu dijalan samping Bambu Runcing bang, coba abang cek saja kesana pada jam 9 atau jam 10 Wib pagi hari, arah sumber itu seraya meminta namanya tidak ditulis Wartawan media ini, Rabu (6/3).

Atas laporan dan arahan sumber yang mengatakan bahwa para pekerja di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) khususnya mereka pekerja yang bertugas menyapu jalan mengumpulkan barang-barang bekas berupa kemasan Aqua gelas dan juga botol Aqua serta berbagai jenis kemasan minuman ringan lainnya yang terbuat dari plastik di kumpulkan terlebih dahulu disatu tempat yang berlokasi diseputaran jalan Taman Bambu Runcing.

Wartawanpun langsung menuju kelokai untuk melihat apa yang dikatakan sumber itu, rupanya benar, sesampai dilokasi, Wartawan melihat tumpukan kantong plastik yang didalamnya berisikan botol Aqua dan sejenisnya. Saat ditanya pada salah satu warga dilokasi, dirinya membenarkan bahwa tumpukan sampah plastik yakni kemasan air minum tersebut baru saja ditaruh oleh pekerja tukang sapu,”ya benar mereka pekerja dari DLH baru saja menaruh barang ini disini, kata sumber itu membenarkan.

Dijelaskannya, para pekerja seusai melaksanakan tugas rutinitas yaitu menyapu jalan, mereka membawa dan menaruh barang-barang itu dilokasi ini, nanti setelah semuanya terkumpul, baru petugas dari DLH datang mengambil kemari dan membawanya ke Dinas Kebersihan untuk keperluan Bank Sampah, itu yang saya tahu, ucap warga masyarakat yang berhasil dikonfirmasi saat dijumpai dilokasi samping Taman Bambu Runcing. 

Ditempat berbeda sumber lainnya kepada Wartawan mengatakan, “kasihan bang, tenaga kontrak yang bekerja di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) khususnya tukang sapu jalan, kata dia, mereka diharuskan membawa 1 Kg sampah plastik, jika tidak, lanjutnya lagi, upah mereka akan dipotong, kenyataan seperti ini membuat mereka jadi was-was, mereka merasa ditekan oleh atasan, dan herannya lagi, dulu tidak ada aturan seperti itu, tegasnya dengan nada sedikit serak.

Sementara untuk perimbangan pemberitaan terkait laporan sumber masyarakat tersebut, Wartawan mencoba untuk menghubungi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Langsa Umar, SH lewat sambungan solulernya pada Rabu (6/3) sekira jam 12.45 Wib siang, namun yang bersangkutan sedang berada diluar kantor, kemudian janji akan bertemu pada jam 14.00 Wib, hal itupun tidak terlaksana hingga berita ini naik tayang, demikian.

Editor:rdk 

SHARE