Unimal Hari Ini: Mendesain Masa Depan Membangun Pendidikan

Rektor Unimal Dr. Herman Fithra, ST., MT, IPM

Laporan : Muchlis

Menciptakan masa depan yang lebih baik adalah cita-cita semua orang. Karenanya setiap orang harus belajar, sebagai sebuah upaya mewujudkan cita-cita. Kampus adalah sebagai tempat belajar dan menempa masa depan yang lebih baik. Konon lagi, Aceh dengan segala sumber daya alamnya yang melimpah ruah, menjadi peluang untuk digarap agar tercipta masa depan yang lebih baik.

Sebagai salah satu perguruan tinggi di Aceh. Universitas Malikussaleh terus menyiapkan diri sebagai salah satu solusi menjawab persoalan masa depan. Mengusung nama besar raja pertama Kerajaan Samudra Pasai, menjadi motivasi kuat bagi kampus tersebut dalam melahirkan pemikir dan pekerja masa depan yang handal dan berkompeten.

Sebagai sebuah institusi pendidikan tingkat tinggi, tentu saja Unimal telah mendesain arah dan tujuannya sebagai salah satu lembaga pendidikan yang mencetak kader-kader masa depan yang lebih andal,” ungkap Rektor Unimal Dr. Herman Fithra, ST., MT, IPM.

Disebutkan olehnya, sebagai salah satu perguruan tinggi yang ada di Aceh, tentu saja Unimal harus mampu bersinergi dengan semua stakeholder yang ada. Mulai dari dengan pemerintah daerah, pelaku industri, masyarakat dan semua pihak.

Selain menjalin sinergitas dengan semua pihak, Unimal juga terus menggali potensi dna pengetahuan sumber daya alam dengan melakukan riset dan penelitian sebagai salah satu mengoptimalkan pemanfataan sumber daya alam secara tepat dan berguna untuk membangun masa depan yang lebih baik.

“ Sebagai sebuah institusi pendidikan, kita terus melakukan upaya-upaya dan riset serta melahirkan berbagai prodi baru yang sesuai dengan kebutuhan jaman, agar semakin dapat berkontribusi untuk masa depan yang lebih baik,” ujar Rektor Unimal.

Sebutnya lagi, dengan lahirnya sebuah prodi baru tersebut, diharapkan selain mengatasi sebuah persoalan juga dapat menjadi solusi bagi masa depan yang berdampak terhadap ekonomi dan lain sebagainya.

“Salah satu contoh, sekarang kualitas kesehatan masih rendah. Hal itu dibuktikan dengan tingginya angka stunting. Nah,  untuk itu kita persiapkan prodi  yang bisa menangani permasalahan kesehatan. Seperti adanya prodi gizi atau juga prodi farmasi,” kata Rektor lagi.

Bahkan menariknya kata Rektor, untuk prodi farmasi.  Tidak hanya terfokus pada obat-obatan yang diproses secara kimiawi, akan tetapi juga akan mempelajari obat-obatan herbal.

“ Untuk rencana prodi farmasi ini, kita akan mencoba mengabungkan atau mengembangkan juga pengetahuan tentang produk obat herbal. Oleh karena itu, upaya dan riset tentang tumbuhan dan berbagai potensi tanaman dan bahan-bahan obat-obatan dari alam tentu akan lebih diperdalam lagi,” jelas Dr. Herman Fithra, ST., MT., IPM.

Bukan itu saja,upaya lain agar lulusan Unimal memiliki jiwa kewirausahaan, pihaknya akan mengembangkan pendidikan kewirausahaan yang berbasis teknologi informatika. Karena seperti disebutkan oleh Rektor Unimal tersebut, didalam era berbasis teknologi informatika, penguasaan informasi sangat penting didalam menjalakan dan mengembangkan usaha yang ada.

Apapun jenis pendidikan dan profesi yang ditekuni, harus memiliki pengetahuan tentang kewirausahaan. Karena dengan adanya semangat kewirausahaan akan menjadi motivasi didalam menciptakan ketahanan ekonomi, minimal untuk dirinya sendiri. Oleh karena itu, seiring sejalan dengan perkembangan teknologi informatika, pengetahuan tentang kewirausahaan di Unimal juga dikolaborasikan dengan pengetahuan tentang informatika.

“ Dengan adanya pengetahuan tentang kewirausahaan yang dibarengi dengan pengetahuan tentang teknologi informatika, akan menjadi motivasi lulusan didalam menciptakan peluang usaha yang berbasis digital dan memiliki area pasar yang luas. Hal ini sebagai salah satu upaya melahirkan lulusan yang akan  membuka peluang kerja untuk dirinya sendiri dan orang lain,” jelas Rektor Unimal.(*)

SHARE