Segudang Prestasi Musik Budaya Minang Menghantarkan Ainal Sukses di Usia Muda

Oleh : EILEEN PUBLISHER

Ainal Syabri / Photo : Doc.Pribadi @xxvnll

ZONAMEDIA.CO | Medan – Bakat musik yang terkandung di dalam tubuh seorang mahasiswa Etnomuskologi, Universitas Sumatera Utara ini ternyata menghantarkan dirinya ke dalam jenjang sukses yang sangat baik. Berasal dari Kota Padang Panjang Sumatera Barat, Ainal pria yang sangat bersyukur di usianya yang masih muda bakat seninya sudah mulai terpancar keluar. Mulai sejak duduk di Sekolah Dasar, Ainal sudah aktif mempelajari berbagai macam  alat music daerah Minangkabau, seperti talempong, saluang, bansi, dan randai. Kamis (24/5/18)

Dengan kemampuan Ainal dalam memainkan alat musik Minangkabau ini, menghantarkan Ainal ke berbagai kompetisi yang ia ikuti mulai dari tingkat provinsi Sumatera Barat, nasional, hingga internasional.

Dari mulai  tahun 2009, Ainal diketahui sudah mencetak prestasi menjadi Juara 1 Pagelaran Seni Musik dan Tari Pekan Budaya Sumbar dan Juara 1 Seni Tradisi Festival Langkisau se-Kabupaten Passel. Di tahun 2010, Ainal pun kembali mencetak prestasi sebagai Juara 1 Paket Seni pada Pekan Budaya Sumbar, dan Juara 1 FLSN2N Komposisi Musik se-kabupaten Pesisir Selatan. Tak henti di situ saja, di tahun 2011 Ainal membuktikan dirinya sebagai Juara 1 Pengiring Musik Tari Kreasi pada Pekan Budaya Sumatera Barat, Juara 2 Komposisi Musik Tradisi SMA pada Festival Langkisau, dan menjadi penampilan terbaik 1 Musikalisasi puisi se-Sumatera Barat pada Hari Puisi Nasional.

Perjuangan Ainal untuk meningkatkan potensi diri yang ada di dalam dirinya kembali ditunjukkan di tahun 2012. Awal prestasinya di tahun 2012 ketika ia berhasil menjadi Juara 1 Festival Randai se Provinsi Sumatera Barat pada Pekan Budaya Sumbar, dan menjadi Penyaji Terbaik 1 Pagelaran Seni Tradisi pada Pekan Budaya Sumbar. Di tahun 2013, prestasi yang digapai Ainal yaitu Juara 2 Komposisi Musik  Berbasis Tradisi pada Pekan Raya Sumbar.

Merasa belum cukup, pada tahun 2014 Ainal kembali mengapakkan sayapnya untuk mencetak prestasi-prestasi yang baru. Diketahui di tahun 2014, Ainal mendapat Juara 1 Pengiring Musik dalam kegiatan Festival Tari Kontemporer Berbasis Tradisi, Juara 3 pada Festival Komposisi Musik Berbasis Tradisi se-Sumbar, dan Kontingen Kabupaten Pesisir Selatan dalam Kegiatan Koreografer dan Komposer di Taman Budaya Sumbar. Di tahun 2015, Ainal diketahui kembali berhasil menjadi Juara 1 pada Festival Komposisi Musik pada Pekan Budaya Sumbar. Melihat masa-masa Ujian Nasional dan masuk Perguruan Tinggi yang sedang hangat-hangatnya,  Ainal terpaksa memberhentikan kegiatan kompetisinya untuk fokus pada kedua hal tersebut.

Setelah vakum selama setahun, tahun 2017 Ainal kembali menggali semangat kompetisinya di Kota Medan. Selama tahun 2017, Ainal mendapat Juara 3 Pengiring Musik Tari Kreasi se-USU dalam  kegiatan Sport and Art Competition FKM USU, Juara 2 Festival Band Berbasis Tradisi se-Kota Medan dalam Acara Dies Natalies Poltekes Kemenkes Medan, dan Juara 3 pada Komposisi Musik dan Instrumental bersama Arunika pada Jong Batak Festival.

Tidak puas berkompetisi pada tingkat provinsi saja, sebelumnya Ainal juga sudah berkompetisi di tingkat nasional seperti menjadi Juara 2 Tari Kreasi pada Festival Seni Bali tahun 2009, Juara 3 Pengiring Musik Tari Kreasi pada Festival Seni Budaya Nasional di Bandung pada tahun 2010, menjadi grup yang terpilih sebagai Launching Tour de Singkarak di Jogyakarta pada tahun 2011. Di tahun 2014, Ainal menjadi Juara 3 pada Pagelaran Seni se- Sumatera di Riau, Juara 1 lomba music Tradisional Solo, dan kembali menjadi Grup yang terpilih dalam Launching Tour de Singkarak di Jakarta.

Setelah memuaskan hasrat berkompetisi di dalam negeri, Ainal pun menantang dirinya untuk berkompetisi keluar negeri. Tercatat pada tahun 2010, Ainal sudah menjadi Penampil Istimewa KesenianTradisi Minangkabau di Thailand. Pada tahun 2017, Ainal ditunjuk sebagai pelatih sekaligus pemusik dalamajang Indonesia, Malaysia, Thailand, Growth Triangle (IMT-GT) di Gelanggang Mahasiswa USU yang merupakan program dari Kementrian Luar Negeri Indonesia.

Ainal juga diketahui melatih rekan-rekannya yang tergabung dalam Lembaga Kesenian USU dan Ikatan Mahasiswa Imam Bonjol. Menjadi pelatih sukarela bagi Ainal merupakan kewajiban bagi dirinya untuk membagikan ilmunya mengenai budaya dan alat musik Minang sekaligus melestarikannya.Bagi Ainal, music Minang adalah sarana yang diberikan Tuhan kepada dirinya untuk menggali potensi musik yang telah mengalir di dalam dirinya sekaligus menjadi sumber rezeki bagi dirinya.

Diketahui saat ini, Ainal sudah dapat membiayai kehidupannya sehari-hari melalui hasil keringatnya sendiri. Sering diundang oleh berbagai pihak untuk mengisi acara dalam pernikahan maupun acara gereja yang memberikan penghasilan tambahan.Selain mengisi acara non-formal, Ainal juga sering didapuk oleh Pemerintahan Daerah Sumatera Utara dan Sumatera Barat untuk mengisi acara formal.

Prestasi yang telah dicapai oleh Ainal saat ini merupakan kombinasi dari kerja keras, usaha, belajar, dan latihan yang telah ia perjuangkan sejak kecil. Tak lupa juga berkat doa dan dukungan dari orangtua serta rekan-rekannya. (EP)

Editor: Rizky

loading...
SHARE