Mengenang Mendiang Nicky Hayden, Pedrosa: Balapan di Mugello Akan Menjadi Momen Emosional

MUGELLO – Pembalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, menilai balapan di Sirkuit Mugello, Italia pada Minggu 4 Juni 2017 akan menjadi balapan paling emosional di ajang MotoGP. Ajang balap roda dua paling prestisius sedunia ini harus kehilangan salah satu talenta berbakatnya, Nicky Hayden.

Pembalap berkebangsaan Amerika Serikat tersebut mengembuskan napas terakhir di usia 35 tahun. Ia mengalami kecelakaan setelah sepeda yang ditungganginya dihantam sebuah mobil Peugeot hitam di Rimini, Italia. Meski sempat mendapatkan perawatan medis hampir sepekan, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Oleh sebab itu, para pembalap MotoGP ingin tampil habis-habisan untuk mendedikasikan balapan mereka kepadaThe Kentucky Kid –julukan Nicky Hayden.

“Balapan akhir pekan di Mugello jelas merupakan momen yang sangat emosional. Pasalnya, kami telah kehilangan teman yang telah sangat dekat selama tiga musim terakhir. Saya ingat seberapa keras usaha Nicky Hayden untuk mendorong kekuatan motornya sekeras yang ia mampu,” terang Pedrosa, menyadur dari Cycle World, Rabu (31/5/2017).

“Nicky tidak pernah menyerah untuk mengejar mimpinya memenangkan gelar juara MotoGP. Saya ingat ketika saya menggunakan arm-pump pada musim 2015. Ia segera datang menemui saya untuk melihat kondisi saya sesungguhnya. Nicky kemudian merekomendasikan dokter yang akan mengoperasi saya,” sambungnya.

“Nicky merupakan sosok orang yang sangat baik dan saya sangat sedih dan menyesal terutama untuk keluarganya. Kami akan memikirkannya dan merasakannya di dalam hati kami membalap di Sirkuit Mugello,” tandasnya

Sumber : Okezone

loading...
SHARE