Wisata Air terjun 7 Bidadari Bikin Ketagihan Para Pecinta Alam

Penulis: Ibnu Ridha

salah satu sport foto dan tempat mandi di Air terjun 7 Bidadari Aceh Utara (Foto: Ibnu Ridha/zm)

ZONAMEDIA.CO | LHOKSEUMAWE – Air terjun 7 bidadari merupakan salah Air terjung yang bertingkat menyerupai tangga yang disungguhkan dinginnya air penggunungan dan merupakan salah satu tempat wisata yang terletak di tengah – tengah hutan belantara Aceh Utara yang berbatasan dengan Kabupaten Bener Meriah.

Untuk menuju kesana bisa melalui Mbang Aceh utara ke Geureudong Pasee dengan menggunakan sepeda motor dan menghabiskan waktu sekitar 3 jam perjalanan untuk sampai ke parkiran yaitu di Barak Komando Desa Pulo Meuria Kecamatan Geureudong Pase, Aceh Utara.

Selanjutnya untuk menuju ke Air Terjun 7 Bidadarinya harus dengan berjalan kaki naik turun perbukitan yang berlumpur dan bebatu sehingga membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam.

 Muhammad Ridwan akrab disapa (Iwan Coy) penyuka Travelling mengatakan memang untuk menuju kesana membutuhkan tenaga yang ekstra karna cukup menantang

“cukup menantang dan seru sih, kalau di bilang lelah, capek semua yang kita kerjakan juga capek, jadi bagi kami yang suka Travelling tidak ada istilah kata capek untuk menikmati alam” sebutnya sambil tersenyum.

Lanjutnya, untuk sekarang tidak seperti dulu lagi harus pasrkir motor di barak komando, karena sekarang motor sudah bisa melewati barak komando bisa di dibilang jarak tempuh untuk kesana hanya membutuhkan waktu 1 jam saja dengan catatan tergantung situasi.

“ia tidak jauh lagi, karena jalan bisa dikatakan bagus sebab bisa untuk dilewati motor walapun terkadang ada tempat tertentu untuk mendorong motor dan motor sekarang sudah bisa sampai ke Simpang Indomaret tetapnya dekat pohon Tualang besar” katanya

Sedangkan Mirja Arfianda yang akrab di sapa (Buket/Miranda) pria berkulit hitam manis asli Buloh Blang Ara saat ditemui ZONAMEDIA.CO disalah satu Warung Kopi diseputaran Cunda pada Selasa (05/02/19) mengatakan, hanya anak mami yang mengatakan ke Air Terjun 7 Bidadari itu capek.

“baru mau jalan kaki aja kita uda di sungguhkan dengan dua pohon besar  “Bak Tualang” (pohon Tualang) yang banyak orang bilang itu pintu memasuki hutan, belum lagi ada beberapa sungai yang akan kita lewati dan bisa mandi tentu rasa capek itu akan hilang” uangkap Miranda

Sambungnya, sampai kesana Air terjunnya pasti serasa ingin langsung nyebur untuk mandi, belum lagi untuk foto sangat cantik karna air terjun yang bertingkat ditambah lagi warna air yang hijau kebiru – biruan

Sport pertama memasuki Air Terjun 7 Bidadari disungguhkan dengan birunya air diselah – selah pepohonan besar (Foto: Ibnu Ridha/zm)

“bukan hanya dibawah saja, kita juga bisa menikmati birunya Air Pucok Krueng, di atas air terjun 7 bidadari dengan jarak tempuh sekitar 1 jam lagi dengan melewati alur air dengan bebatuan yang dipenuhi lumut dan serta pohon rotan yang terkadang durinya mengenai kepala” sebutnya.

Pucok Krueng merupakan sumber mata air yang mengairi Air Terjun 7 Bidadari dan berbentuk seperti Goa dengan air yang bewarna biru (Foto: Ibnu Ridha/zm)

Saat ditanya wartawan ZONAMEDIA.CO sudah berapa kali ke Air Terjun 7 Bidadari, miranda mengatakan sudah berulang kali sekitar 10 kali

“mungkin sudah 10 kali, karna tidak ada bosan bosannya untuk kesana, dari peandangannya aja maunya jangan pulang, tapi kan tidak mungkin, kita logistik terbatas. Pesan saya kepada semua yang menyukai Travelling ke tempat Wisata Air terjun dimanapun, jangan pernah mengakatakan kalau anda Pecinta Alam kalau masih buang sampah sembarangan di lokasi wisata, karna apa ini Pemberian Allah yang harus kita jaga secara kesinambungan”. Tutup miranda dengan nada tegas

SHARE