FISIP Mengabdi Salurkan Bantuan Banjir ke 9 Gampong di Aceh Utara

Aceh Utara — Di tengah sisa genangan banjir yang meninggalkan duka dan keterbatasan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Malikussaleh hadir membawa harapan. Melalui program FISIP Mengabdi, civitas akademika FISIP menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat di sembilan gampong yang terdampak banjir di Kabupaten Aceh Utara, Rabu (31/12/2025).

Bantuan tersebut disalurkan ke empat kecamatan, yakni Dewantara, Muara Batu, Sawang, dan Samudera. Sejak pagi hingga sore hari, tim FISIP Mengabdi bergerak menyusuri desa-desa terdampak untuk memastikan bantuan sampai langsung ke tangan masyarakat yang membutuhkan.

Beragam kebutuhan mendesak disalurkan dalam kegiatan ini, mulai dari Al-Qur’an, paket sembako, obat-obatan, makanan dan susu untuk anak-anak, pakaian dalam pria dan wanita, hingga perlengkapan ibadah seperti sejadah, mukena, dan kain sarung. Tak luput pula obat nyamuk yang sangat dibutuhkan warga pascabanjir. Bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban hidup masyarakat, sekaligus memulihkan kenyamanan beribadah dan kesehatan keluarga terdampak.

Adapun gampong penerima bantuan meliputi Gampong Bluka Tubai dan Glumpang Sulu Timur di Kecamatan Dewantara; Gampong Keude Bungkah, Ulee Madon, dan Pante Gurah di Kecamatan Muara Batu; Gampong Blang Reulieng dan Payah Rabo di Kecamatan Sawang; serta Gampong Blang Peria dan Matang Puntong Keude Klep di Kecamatan Samudera.

Dekan FISIP Universitas Malikussaleh, Teuku Zulkarnaen, S.E., M.M., Ph.D, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, kehadiran perguruan tinggi di tengah masyarakat bukan hanya dalam ruang akademik, tetapi juga saat masyarakat menghadapi situasi sulit.

“Melalui FISIP Mengabdi, kami ingin memastikan bahwa FISIP tidak hanya berperan dalam pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga hadir secara nyata untuk masyarakat, terutama saat mereka membutuhkan uluran tangan dan kepedulian,” ujarnya.

Bantuan tersebut, selain daripada swadaya juga dari berbagai donatur diantaranya SMK YP 17 Cilegon dan Lazisnu serta dari yayasan Semesta Rumah Kita untuk sumbangan Al-Qur’an juga berbagai donatur lainnya yang peduli dengan musibah banjir tersebut.

Kehadiran tim FISIP Mengabdi disambut hangat dan penuh rasa syukur oleh masyarakat penerima bantuan. Bagi warga, bantuan ini bukan sekadar pemenuhan kebutuhan material, tetapi juga menjadi penguat moral bahwa mereka tidak sendiri menghadapi dampak bencana. Warga berharap kegiatan kemanusiaan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak wilayah terdampak di masa mendatang.(Muchlis Gurdhum)

-----------

Simak berita pilihan dan terkini lainnya di Google News

Pos terkait