Waspada Dampak Kabut Asap, DPC PDI-P Lhokseumawe Minta Pemerintah Kota Ambil langkah Lindungi Masyarakat

Fakhrizal ST, Ketua DPC PDI - Perjuangan Kota Lhokseumawe

ZONAMEDIA.CO | LHOKSEUMAWE- Waspada dampak sebaran kabut asap (haze) dikota Lhokseumawe ketua DPC PDI Perjuangan Kota Lhokseumawe , Fakhrizal ST meminta pemerintah kota Lhokseumawe mengambil langkah konkret melindungi masyarakat dari paparan asap.

Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama di tengah memburuknya kualitas udara akibat sebaran kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Meskipun Pemerintah Kota Lhokseumawe beserta badan penanggulangan bencana telah mengeluarkan imbauan resmi bagi seluruh warga untuk mewaspadai dampak sebaran asap tersebut.

Kondisi beberapa hari ini semakin parah dan sangat bahaya bagi warga yang beraktivitas diluar rumah terutama anak – anak sekolah.

“Penanganan tidak cukup berhenti pada imbauan, tetapi harus disertai tindakan nyata berupa sosialisasi bahaya kabut asap dan pembagian masker di sekolah – sekolah terutama”, kata Fakhrizal kepada zonamedia.co pada Jumat (16/10/26).

Ia juga minta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Lhokseumawe mengeluarkan instruksi resmi kepada seluruh sekolah-sekolah untuk wajib memakai masker.

“anak-anak adalah kelompok paling rentan terpapar ISPA dan Keselamatan anak-anak kita nomor satu.,” ujarnya.

Selain itu ia juga meminta pemerintah libatkan dinas kesehatan siapkan langkah antisipasi lainnya seperti pemeriksaan kesehatan gratis, penyediaan posko kesehatan di sekolah dan sosialisasi bahaya asap bagi warga.

Kondisi ini dinilai berpotensi mengganggu kesehatan, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan dan memiliki sensitivitas terhadap gangguan pernapasan.

Fakhrizal juga menghimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan dan melindungi diri dari paparan asap.

“Kalau beraktivitas di luar ruangan, terutama di tempat yang kondisi udaranya kurang baik, sebaiknya menggunakan masker untuk mengurangi paparan partikel yang dapat mengganggu pernapasan”. Imbuhnya

-----------

Simak berita pilihan dan terkini lainnya di Google News

Pos terkait