BMKG Gelar Sekolah Lapang Cuaca Nelayan dan Gempa-Tsunami di Bireuen

Oplus_131072

 

BIREUEN – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menggelar Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) dan Sekolah Lapang Gempa Bumi dan Tsunami di Kabupaten Bireuen, Rabu (7/10/2026). Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan pemahaman nelayan dan masyarakat pesisir terhadap informasi cuaca serta kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Sekdakab Lama Bireuen tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bireuen, Ir. Razuardi, MT.

Dalam sambutannya, Razuardi mengatakan Bireuen merupakan wilayah pesisir yang memiliki kerentanan terhadap cuaca ekstrem, gempa bumi dan potensi tsunami. Karena itu, pengetahuan mengenai informasi cuaca dan mitigasi bencana dinilai penting bagi masyarakat, khususnya nelayan.

“Dengan sekolah lapang ini, nelayan kita bisa memahami informasi cuaca BMKG sehingga bisa melaut dengan aman. Begitu juga dengan mitigasi gempa dan tsunami, masyarakat harus paham apa yang harus dilakukan,” ujar Razuardi.

Ia juga mengapresiasi BMKG yang telah memilih Kabupaten Bireuen sebagai salah satu lokasi pelaksanaan sekolah lapang tersebut.

Kegiatan ini diikuti puluhan peserta yang terdiri dari nelayan, penyuluh perikanan, BPBD, TNI serta sejumlah pejabat dan perwakilan BMKG. Sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Bireuen juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Koordinator BMKG Provinsi Aceh, Cucu Kusmayancu, S.Kom., mengatakan sekolah lapang tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan nelayan dalam memahami informasi cuaca maritim, termasuk kondisi gelombang dan peringatan dini.

Selain materi cuaca maritim, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai mitigasi gempa bumi dan tsunami. Materi disampaikan melalui pemaparan, diskusi, tanya jawab dan simulasi.

Kegiatan tersebut mengusung semangat sinergi untuk keselamatan nelayan, kedaulatan pangan dan ketahanan terhadap bencana.

BMKG berharap kegiatan ini dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan laut akibat cuaca buruk sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat pesisir Bireuen dalam menghadapi gempa bumi dan tsunami.(Aws)

-----------

Simak berita pilihan dan terkini lainnya di Google News

Pos terkait