DPRK Aceh Utara Desak BNPB Percepat Huntara, Warga Harus Lebaran di Rumah Sendiri

Zonamedia. Co|ACEH UTARA – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara mendesak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mempercepat pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak banjir. Targetnya, ribuan unit hunian tersebut harus rampung sebelum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah agar warga tidak lagi merayakan lebaran di tenda pengungsian.

Desakan ini muncul mengingat perayaan Idulfitri diperkirakan jatuh pada 20–21 Maret 2026. Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun, dari total 2.449 unit Huntara yang direncanakan, sebagian besar masih dalam tahap pengerjaan dan belum bisa dihuni oleh para pengungsi.

Wakil Ketua Fraksi Karya Independen Amanat Sejahtera (KIAS) DPRK Aceh Utara, Fakhrurrazi, S.IP, mengungkapkan keprihatinannya setelah melakukan pemantauan langsung ke sejumlah lokasi proyek.

“Hasil pemantauan kami di lapangan menunjukkan banyak unit yang belum rampung. Kami mendesak proses pembangunan dipercepat karena waktu kerja efektif praktis tersisa kurang dari sepekan lagi,” tegas Fakhrurrazi kepada media, Sabtu (14/3/2026).

Politisi yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PAN Aceh Utara ini menekankan sisi kemanusiaan dalam proyek tersebut. Menurutnya, masyarakat terdampak banjir sudah cukup menderita dengan menjalani ibadah puasa Ramadan di tenda pengungsian dengan segala keterbatasan.

“Bayangkan, mereka sudah sebulan penuh berpuasa di tenda. Sangat memprihatinkan jika saat lebaran nanti mereka masih harus tinggal di sana. Mereka sangat berharap bisa merayakan hari kemenangan di tempat yang lebih layak, aman, dan manusiawi,” tambahnya.

Meski menuntut percepatan, Fakhrurrazi memberikan catatan kritis agar aspek kecepatan tidak mengorbankan kualitas bangunan. Ia mengingatkan rekanan dan pihak terkait agar tetap mengikuti standar keamanan bangunan yang berlaku.

“Jangan sampai percepatan ini mengabaikan kualitas fisik bangunan. Kita tidak ingin penderitaan korban banjir bertambah karena Huntara yang mereka tempati justru bermasalah di kemudian hari. Kualitas harus tetap jadi prioritas,” pungkasnya.

DPRK Aceh Utara berkomitmen akan terus mengawal sisa waktu pengerjaan ini guna memastikan negara hadir memberikan perlindungan dan tempat tinggal yang layak bagi para penyintas bencana di Aceh Utara. (Adv)

-----------

Simak berita pilihan dan terkini lainnya di Google News

Pos terkait