Menanam Kesadaran Sejak Dini: Mahasiswa KKN Unimal Dorong Pencegahan Kenakalan Remaja di SMP Negeri 6 Muara Satu

Oplus_131072

Oplus_131072Lhokseumawe – Pagi itu, ruang kelas SMP Negeri 6 Muara Satu menghadirkan suasana yang berbeda dari rutinitas pembelajaran sehari-hari. Puluhan siswa kelas VII tampak duduk dengan perhatian penuh, menyimak paparan yang disampaikan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 49 Universitas Malikussaleh.

Dalam ruang yang sarat semangat belajar tersebut, wacana tentang kenakalan remaja dan pembentukan karakter menjadi topik utama yang dikaji bersama.

Kegiatan sosialisasi bertema pencegahan kenakalan remaja ini dirancang sebagai upaya edukatif untuk memperkuat kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga nilai-nilai positif sejak usia dini. Mahasiswa KKN Unimal memandang masa remaja sebagai fase krusial dalam pembentukan identitas, sehingga pemahaman yang tepat mengenai perilaku menyimpang perlu ditanamkan secara sistematis dan persuasif.

 

Materi disampaikan secara komunikatif oleh Tio Pen Pen Ariska Susanti, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, yang menekankan bahwa kenakalan remaja bukan sekadar persoalan individu, melainkan fenomena sosial yang dipengaruhi oleh lingkungan, pergaulan, dan kurangnya kontrol diri.

Oleh karena itu, remaja perlu dibekali kemampuan untuk memilah pengaruh serta membangun karakter yang berlandaskan nilai tanggung jawab dan etika.

“Pemahaman tentang kenakalan remaja sangat penting untuk diketahui dan dipahami oleh remaja, agar mereka mampu menghindari berbagai pengaruh yang dapat merusak karakter positif,” ujarnya di hadapan para siswa.

Oplus_131072

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Wakil Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Muara Satu, Ilham Muddin Ginting, yang membuka kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran moral dan sosial peserta didik.

Antusiasme siswa tercermin dari keaktifan mereka selama sesi diskusi dan tanya jawab. Interaksi yang terbangun menunjukkan bahwa isu kenakalan remaja bukanlah tema yang jauh dari kehidupan mereka, melainkan realitas yang perlu dipahami dan diantisipasi bersama.

Tidak berhenti pada penyampaian materi, mahasiswa KKN juga mengajak siswa mengekspresikan harapan dan cita-cita melalui kegiatan “pohon harapan”.

Setiap siswa menuliskan impian mereka dan menempelkannya pada media yang telah disiapkan. Aktivitas ini menjadi simbol komitmen untuk merawat mimpi serta memilih jalan hidup yang positif, jauh dari perilaku kenakalan remaja.

Sebagai penutup, mahasiswa KKN memberikan apresiasi kepada beberapa siswa dan mengabadikan momen kebersamaan melalui sesi foto bersama. Kegiatan ini turut mendapat penilaian positif dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Gampong Batuphat Timur, Cindenia Puspasari, M.Soc., yang menilai kegiatan tersebut sebagai bentuk konkret pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, khususnya dalam ranah pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.

Melalui kegiatan yang sederhana namun bermakna ini, mahasiswa KKN Universitas Malikussaleh berharap dapat berkontribusi dalam menumbuhkan kesadaran remaja untuk menjaga perilaku, menguatkan karakter, serta merawat cita-cita mereka sejak bangku sekolah sebagai bekal menghadapi masa depan. (*)

-----------

Simak berita pilihan dan terkini lainnya di Google News

Pos terkait