Bunda Salma Dukung Mualem Tanggap Darurat Diperpanjang Fokus Pemulihan Warga

ZONAMEDIA. CO|LHOKSEUMAWE – Keputusan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), memperpanjang status tanggap darurat bencana hidrometeorologi hingga 29 Januari 2026 dinilai sebagai langkah strategis dalam memulihkan stabilitas sosial dan ekonomi di wilayah terdampak. Anggota DPRA Fraksi Partai Aceh, Bunda Salma, menyebutkan bahwa perpanjangan ini merupakan instrumen hukum yang diperlukan untuk mempercepat normalisasi daerah, pada kamis 22 Januari 2026.

Anggota DPR Aceh Salmawati atau lebih dikenal dengan Bunda Salma Menyebutkan keputusan tersebut sebagai langkah strategis dan sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses pemulihan pascabanjir dan longsor di berbagai wilayah, terutama Aceh Utara yang masih menghadapi dampak signifikan.

Bunda Salma mengungkapkan rasa bangganya karena Mualem tidak hanya memimpin rapat melalui sambungan virtual, tetapi juga memilih berada langsung di Lhokseumawe, di kediamannya, untuk memantau situasi dari dekat.

Ia menilai keputusan Mualem untuk berkantor sementara di Lhokseumawe menunjukkan bentuk tanggung jawab moral, kepedulian, dan keseriusan seorang pemimpin dalam memastikan keselamatan rakyatnya. “Ini bukan sekadar simbol, tapi bukti pemimpin yang hadir di tengah warganya,” ujarnya.

Dalam keterangannya, Bunda Salma juga menyampaikan rasa syukur karena pemerintah pusat melalui Mendagi⁸llri telah menyetujui rekomendasi perpanjangan darurat yang diajukan Mualem.

Ia menilai respons cepat dari pemerintah pusat membuktikan bahwa laporan kondisi Aceh benar-benar diperhatikan dan diprioritaskan. Hal ini menurutnya penting, mengingat banyak daerah yang hingga kini masih membutuhkan penanganan bencana secara intensif.

Sebagai anggota Komisi III DPRA, Bunda Salma menegaskan bahwa perpanjangan masa darurat merupakan keharusan. Banyak wilayah terdampak yang masih membutuhkan distribusi logistik, layanan kesehatan, pembersihan lingkungan, hingga perbaikan akses jalan yang masih terputus.

Ia menyoroti bahwa sejumlah gampong di Aceh Utara belum terjangkau secara maksimal dan perlu menjadi fokus utama dalam tahapan penanganan lanjutan oleh SKPA dan seluruh perangkat pemerintah.

Selain itu, Bunda Salma juga menaruh perhatian besar terhadap kondisi Kecamatan Sawang, yang membutuhkan pembangunan delapan jembatan darurat untuk memulihkan mobilitas masyarakat.

Ia menyampaikan dukungan penuh atas instruksi Mualem agar seluruh SKPA bergerak cepat dan memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran. “Kami di DPRA siap mengawal proses pemulihan ini. Yang paling penting, masyarakat harus selamat, terlindungi, dan segera kembali hidup normal,” tegasnya.[]

-----------

Simak berita pilihan dan terkini lainnya di Google News

Pos terkait