Mahasiswa KKN Unimal Ajarkan Kegiatan Mengaji Anak di Batuphat Timur Dengan Pola Pendekatan Individual 

Oplus_131072

Lhokseumawe – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 49 Universitas Malikussaleh mengajar ngaji anak-anak dengan pola komunikasi edukatif di Mushola Al-Muslim, Gampong Batuphat Timur, Kecamatan Muara Satu.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja mahasiswa dalam mendukung pembinaan keagamaan sekaligus memperkuat interaksi positif dengan masyarakat dilokasi KKN.

Sekitar 20 anak rutin mengikuti kegiatan tersebut dengan materi pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing, mulai dari bacaan Iqra hingga Al-Qur’an. Proses belajar berlangsung dalam suasana hangat dan komunikatif, ditandai dengan antusiasme anak-anak yang aktif merespons arahan serta bimbingan para mahasiswa KKN.

Salah seorang mahasiswi KKN 49, Tio Pen Pen Ariska Susanti, menjelaskan bahwa metode yang diterapkan adalah metode Iqra, sebagaimana yang telah dilakukan sebelumnya, yaitu metode cepat belajar membaca Al-Qur’an yang menekankan latihan membaca secara langsung tanpa dieja. Metode ini dikombinasikan dengan pendekatan individual, sehingga komunikasi antara pengajar dan anak terjalin lebih efektif.

“Karena menggunakan pendekatan individual, proses mengajar harus dibuat semenarik dan komunikatif agar anak-anak merasa nyaman dan lebih cepat lancar membaca Al-Qur’an,” ujar Tio, mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi itu.

Menurutnya, pola komunikasi yang ramah dan persuasif menjadi kunci dalam menjaga semangat belajar anak-anak, sekaligus membangun kedekatan emosional selama proses pembelajaran berlangsung.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 49, Cindenia Puspasari, M.Soc., mengapresiasi inisiatif mahasiswa tersebut. Ia menilai kegiatan mengajar mengaji tidak hanya berdampak pada peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an anak-anak, tetapi juga menjadi wujud nyata peran mahasiswa dalam penguatan nilai-nilai keagamaan dan sosial di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu menerapkan ilmu dan kepekaan komunikatifnya dalam program pengabdian yang bermanfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.(*)

-----------

Simak berita pilihan dan terkini lainnya di Google News

Pos terkait