Masjid Besar Peusangan Peringati Maulid Nabi dan santuni anak yatim

Oplus_131072

BIREUEN – Masjid besar Peusangan Kabupaten Bireuen ,memperingati maulid nabi dan juga menyantuni anak yatim, Senin (7/9/2026), untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah.

Peringatan Maulid yang digelar Pengurus Masjid Besar Peusangan tersebut berlangsung khidmat dengan rangkaian kegiatan berupa syukuran, santunan ratusan anak yatim piatu, tausiah Islamiyah, zikir dan selawat bersama, serta makan kenduri.

Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Besar Peusangan, Tgk. M. Jamaluddin, S.Pd., mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan umat kepada Rasulullah SAW sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat.

“Alhamdulillah, tahun ini kita kembali melaksanakan syukuran, santunan kepada ratusan anak yatim piatu, serta tausiah Islamiyah. Tujuannya untuk meneladani akhlak Rasulullah dan mempererat silaturahmi umat Islam di Peusangan,” kata Tgk. Jamaluddin yang akrab disapa Cek Wan.

Ia menyampaikan apresiasi kepada tokoh masyarakat, unsur Muspika, para keuchik, ASN, serta seluruh masyarakat Peusangan Raya yang ikut mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Maulid Nabi.

Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti Maulid Nabi perlu terus dipelihara sebagai bagian dari upaya memperkuat ketakwaan dan kecintaan masyarakat kepada Rasulullah SAW.

“Semoga kegiatan Islami seperti ini dapat meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT dan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW,” ujarnya.

Cek Wan menambahkan, peringatan Maulid juga menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk kembali mengingat perjuangan Rasulullah SAW dalam membawa umat manusia keluar dari zaman jahiliyah menuju kehidupan yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

“Mari kita bersyukur karena masih diberi kesempatan memperingati Maulid Nabi. Semoga kita semua dapat meneladani sifat Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Peringatan Maulid Akbar tersebut turut dihadiri tokoh masyarakat Peusangan Raya, unsur Muspika, para keuchik, serta ribuan masyarakat dari berbagai desa di wilayah Peusangan Raya.(Aws)

-----------

Simak berita pilihan dan terkini lainnya di Google News

Pos terkait