ZONAMEDIA.CO |Aceh Utara –Kepala humas RSUD Cut Meutia membantah atas keluhan keluarga pasien yang mengatakan dr. Elisa selaku petugas piket IGD membentak keluarga pasien pada jumat (24/7/26) lalu.
dr. Harry laksamana, M.AP saat dikonfirmasi media ini mengatakan pasien sudah tertangani di IGD, telah dikonsultasikan ke dokter ahli bedah tulang, dan sudah di infokan kepada keluarga pasien (istrinya) untuk dilakukan prosedur rujukan ke fasilitas yang lebih tinggi ( RSUZA) dan dipersiapkan untuk berangkat sambil menunggu konfirmasi dari RS rujukan. Minggu (26/7/26)
“2-3 jam setelah itu datang 2 orang pria mendatangi dr. Elisa yang duduk dimeja dokter dengan nada kasar, suara tinggi dan memukul meja, Saat itu dr. Elisa sedang melaporkan kondisi salah satu pasien IGD kepada dokter ahli penyakit dalam. Sub spesialis ginjal via telfon”, kata harry.
Lanjut harry, keluarga memaksa dan memotong proses laporan pasien tadi maka dr. Elisa tidak terima diperlakukan kasar seperti itu dengan mengatakan dimana etika bapak, saya sedang melaporkan keadaan pasien kepada dokter spesialis, anda kan bisa menunggu setelah ini untuk penjelasan disitu keluarga pasien tdk terima.
Dr. Elisa tidak terima diperlakukan dan difitnah seperti ini sehingga melaporkan padae direktur dan manajemen kemarin, Sabtu tanggal 25 juli 2026 setelah membuat klarifikasi kepada manajemen RS
“Jadi tidak benar kalau dr. Elisa lebih dahulu yang mengeluarkan kata kasar”, tutup harry





