BIREUEN – Ir H Mukhlis ST kembali memimpin DPD Partai Golkar Kabupaten Bireuen. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) VII Partai Golkar Bireuen di Aula Hotel Fajar, Kamis, 20 Agustus 2026.
Ketua panitia Musda VII, Taufiq Ridha, mengatakan keputusan itu diambil setelah 17 Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar serta organisasi sayap partai menyatakan dukungan kepada Mukhlis.
Dukungan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang disampaikan dalam sidang Musda. Pimpinan sidang yang dipimpin perwakilan DPD I Partai Golkar Aceh kemudian menetapkan Mukhlis sebagai ketua untuk periode 2026-2031.
“Musda berjalan lancar. Semua sepakat dengan pertanggungjawaban dan secara aklamasi meminta H Mukhlis untuk memimpin Partai Golkar Bireuen,” kata Taufiq, Jumat, 21 Agustus 2026.
Mukhlis sebelumnya juga memimpin DPD Partai Golkar Bireuen. Dalam Musda kali ini, salah satu capaian yang disorot adalah keberhasilan partai menempatkan sembilan kader sebagai anggota DPRK Bireuen periode 2024-2029.
Selain menetapkan ketua, Musda membentuk tim formatur beranggotakan lima orang. Mukhlis menjadi ketua formatur. Empat anggota lainnya berasal dari unsur kecamatan, DPD Partai Golkar Aceh, dan organisasi sayap partai.
Tim tersebut diberi waktu satu bulan untuk menyusun kepengurusan baru DPD Partai Golkar Bireuen periode 2026-2031.
Musda VII secara resmi dibuka Ketua DPD Partai Golkar Aceh HM Salim Fakhry SE MM. Sejumlah peserta dari berbagai kecamatan hadir dengan mengenakan atribut kuning, warna khas partai berlambang pohon beringin tersebut.
Mukhlis yang juga menjabat Bupati Bireuen menjadi salah satu figur utama dalam kegiatan itu. Sebelum Musda dimulai, panitia menayangkan video yang menampilkan sejumlah aktivitas Mukhlis sebagai Ketua DPD Partai Golkar Bireuen.
Musda turut dihadiri anggota DPR RI asal Aceh, sesepuh Partai Golkar, pimpinan sejumlah partai politik, serta undangan lainnya.





