Stan DPRK di Milad 800 Tahun Aceh Utara Sajikan Timphan TeuToet

ZONAMEDIA. CO|ACEH UTARA – Stan Sekretariat DPRK Aceh Utara turut memeriahkan Milad Samudera Pasai ke-800 dengan memperkenalkan salah satu kuliner tradisional khas daerah, Timphan TeuToet atau Timpan Bakar, kepada para pengunjung.

 

Suasana stan semakin hangat saat rombongan anggota DPRD Kabupaten Karo dan DPRD Kota Medan, Sumatera Utara, berkunjung pada Kamis (10/9/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kemeriahan Piasan Pasai yang mempertemukan masyarakat dan perwakilan dari berbagai daerah.

 

Dalam kesempatan itu, rombongan dari Sumatera Utara mendapat suguhan Timphan TeuToet, kuliner tradisional yang berasal dari Kecamatan Banda Baro, Kabupaten Aceh Utara. Sajian tersebut menjadi salah satu cara memperkenalkan kembali kuliner lokal yang kini mulai jarang ditemui.

 

Timphan Teutoet yang disajikan di stan Sekretariat DPRK Aceh Utara tidak hanya menjadi hidangan bagi para tamu, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan kuliner tradisional Aceh Utara kepada masyarakat dan pengunjung dari luar daerah.

 

Melalui momentum Milad Samudera Pasai ke-800, berbagai potensi lokal Aceh Utara mendapat ruang untuk diperkenalkan secara lebih luas. Salah satunya melalui kuliner tradisional yang menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat setempat.

 

Selain menikmati sajian khas Aceh Utara, rombongan juga melihat berbagai informasi yang ditampilkan di stan Sekretariat DPRK Aceh Utara. Informasi tersebut antara lain berkaitan dengan kelembagaan DPRK, tugas dan fungsi, serta berbagai produk hukum daerah yang telah dihasilkan.

 

Pertemuan antara rombongan dari Kabupaten Karo dan Kota Medan dengan pihak Sekretariat DPRK Aceh Utara berlangsung dalam suasana akrab. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari silaturahmi dan pertukaran budaya antardaerah dalam rangkaian Milad Samudera Pasai ke-800.

 

Kemeriahan Milad Samudera Pasai ke-800 pun tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang sejarah Samudera Pasai, tetapi juga menjadi ruang bagi daerah-daerah untuk memperkenalkan potensi, budaya, dan kekayaan kuliner masing-masing.(Adv)

-----------

Simak berita pilihan dan terkini lainnya di Google News

Pos terkait