ACEH UTARA – Peringatan Maulid Akbar di Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, tidak hanya berlangsung sebagai agenda keagamaan. Momen tersebut juga diisi dengan aksi sosial berupa santunan bagi 155 anak yatim beserta para pendampingnya. Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Besar Jabal Rahmah, Kecamatan Muara Batu, Senin (21/9/2026).
Sejumlah unsur masyarakat dan pemerintahan hadir dalam kegiatan itu, termasuk pengurus masjid serta pihak-pihak yang ikut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Maulid Akbar.
Di tengah rangkaian kegiatan, Anggota Komisi III DPRK Aceh Utara, Amiruddin, turut mengambil bagian dengan menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim.
Bagi Amiruddin, peringatan Maulid merupakan kesempatan untuk menghidupkan kembali nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya melalui kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian.
“Peringatan Maulid hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial. Lebih dari itu, kita dapat mengambil keteladanan Rasulullah SAW, terutama dalam hal kepedulian, berbagi dan memperhatikan anak-anak yatim,” ujar Amiruddin.
Politisi yang duduk di DPRK Aceh Utara dari Fraksi Partai Aceh itu juga mengatakan, bahwasanya perhatian terhadap anak yatim tidak semestinya hanya muncul pada momentum tertentu. Menurutnya, kepedulian tersebut perlu dijaga secara berkelanjutan sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, santunan diberikan kepada 155 anak yatim bersama para pendampingnya. Dukungan untuk kegiatan sosial itu berasal dari Lembaga Harapan Elmansyur Peduli yang dipimpin Mansuri M. Yunus, serta PT PEMA Global Energi (PGE) di bawah kepemimpinan Direktur Utama Firdaus Noezula.
Amiruddin berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi para penerima, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan mereka.
“Anak-anak yatim adalah bagian dari masyarakat yang harus kita perhatikan bersama. Mudah-mudahan santunan ini dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan kebutuhan mereka,” katanya.
Selain memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, Maulid Akbar tersebut juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mempererat silaturahmi. Kehadiran berbagai unsur dalam kegiatan itu memperlihatkan adanya semangat kebersamaan dalam menggabungkan nilai keagamaan dengan kepedulian sosial.(Adv)





