Wapres Gibran Tinjau Jembatan Krueng Tingkeum Bireuen, Target Fungsional Desember 2026

BIREUEN – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Kamis, 6 Agustus 2026. Kunjungan itu menjadi agenda pertama dalam rangkaian lawatan kerjanya di Aceh.

Gibran tiba melalui Bandara Malikussaleh, Lhokseumawe, sekitar pukul 09.00 WIB. Dari bandara, rombongan langsung menuju lokasi pembangunan jembatan yang ambruk diterjang banjir besar pada akhir 2025.

Di lokasi, Wakil Presiden disambut Bupati Bireuen H. Mukhlis, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh Zulkarnaen, Kasatker BPJN Rizki Anugrah, PPK 1.3 Isnanda, Dandim 0111/Bireuen Letkol Inf Dikdik Sukayat, Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, unsur Forkopimda, camat, para keuchik, serta masyarakat.

Mengenakan rompi keselamatan, Gibran lebih dulu mengikuti pemaparan Kepala BPJN Aceh mengenai perkembangan pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum. Paparan itu menjelaskan kondisi jembatan sebelum banjir, kerusakan akibat bencana, hingga progres pembangunan yang sedang berlangsung.

Usai mendengar penjelasan, Gibran meninjau langsung kawasan tebing sungai di sisi utara jembatan. Bupati Mukhlis memaparkan dampak banjir yang memutus sejumlah jembatan di Bireuen serta penanganan yang telah dilakukan pemerintah, termasuk penguatan tebing sungai dengan timbunan batu gajah. Wakil Gubernur Aceh beberapa kali ikut memberikan penjelasan mengenai kondisi di lapangan.

Wakil Presiden tampak menyimak penjelasan tersebut sebelum menemui warga yang hadir di sekitar lokasi. Ia berbincang dengan sejumlah warga, terutama kaum ibu, yang menceritakan kondisi saat banjir melanda kawasan itu. Dalam kesempatan tersebut, Gibran juga menyerahkan buku tulis dan perlengkapan sekolah kepada sejumlah anak.

Setelah dari Kutablang, rombongan melanjutkan perjalanan ke SD Negeri 7 Jangka di Desa Pante Ranup, Kecamatan Jangka. Agenda berikutnya adalah meninjau Jembatan Teupin Mane sebelum bertolak ke Takengon.

Kepala BPJN Aceh Zulkarnaen mengatakan, pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum ditargetkan tersambung pada Agustus 2026. Setelah itu, jembatan diharapkan dapat difungsikan secara terbatas pada Desember mendatang.

“Untuk penyambungan jembatan kami targetkan selesai bulan Agustus. Fungsional ditargetkan Desember 2026, sedangkan operasional penuh pada 2027,” kata Zulkarnaen usai mendampingi kunjungan Wakil Presiden.

Menurut dia, Gibran memberikan perhatian terhadap percepatan pembangunan infrastruktur tersebut dan berharap pekerjaan dapat berjalan lancar hingga selesai.

“Wakil Presiden berpesan agar pekerjaan ke depan berjalan lebih lancar. Beliau juga melihat langsung proses pembangunan yang dikerjakan siang dan malam oleh tim di lapangan,” ujar Zulkarnaen.

-----------

Simak berita pilihan dan terkini lainnya di Google News

Pos terkait