BIREUEN – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau pembangunan Jembatan Teupin Mane di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh, Kamis, 6 Agustus 2026. Kunjungan itu menjadi penutup rangkaian agenda kerjanya di Bireuen sebelum melanjutkan perjalanan ke Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.
Gibran tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB. Sebelum ke Teupin Mane, ia lebih dulu meninjau Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kutablang dan revitalisasi UPTD SDN 7 Jangka di Desa Pante Ranup, Kecamatan Jangka.
Di lokasi pembangunan, Gibran menerima paparan dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh mengenai perkembangan proyek. Setelah itu, ia menyempatkan diri berbincang dengan warga yang hadir. Sejumlah aspirasi disampaikan masyarakat, mulai dari permintaan pembangunan masjid hingga bantuan biaya pengobatan bagi seorang warga.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BPJN Aceh, Febi, mengatakan progres pembangunan Jembatan Teupin Mane hingga Kamis mencapai 39,68 persen.
“Saat ini pekerjaan difokuskan pada ereksi rangka baja. Di bentang B1 sudah terpasang enam segmen, sedangkan di bentang B2 telah terpasang empat segmen. Malam ini juga dijadwalkan dilakukan pengecoran batang pier kolom,” kata Febi.
Menurut dia, apabila pekerjaan berjalan sesuai jadwal, jembatan tersebut ditargetkan sudah dapat difungsikan pada akhir Agustus 2026.
Pembangunan Jembatan Teupin Mane dikerjakan oleh PT PP dengan dukungan perusahaan lokal, PT Krueng Meuh.
Jembatan permanen itu dibangun menggunakan struktur rangka baja atas sepanjang 80 meter + 80 meter dengan lebar 12 meter. Konstruksi jembatan dilengkapi satu unit pier yang menggunakan pondasi bored pile serta proteksi oprit dengan sistem soldier pile untuk meningkatkan stabilitas struktur.
Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memulihkan infrastruktur yang rusak akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Bireuen pada akhir 2025. Kehadiran jembatan permanen diharapkan dapat mengembalikan kelancaran arus transportasi sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan tersebut.





